Kebakaran Ruko di Jalan Kartini, Pj Wali Kota Apresiasi Gerak Cepat Damkar

Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq turun dari armada pemadam setelah mengamati bangunan yang terbakar dan mendengarkan penjelasan dari petugas. Kebakaran menimpa dua ruko berlantai III di Jalan Kartini, Peunayong, Banda Aceh, Minggu sore, 22 Januari 2023. (Foto Azminurti Thursina/PortalNusa.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Pj Wali Kota Banda Aceh, H. Bakri Siddiq mengapresiasi gerak cepat tim pemadam kebakaran (damkar) sehingga kebakaran ruko di Jalan Kartini, Peunayong, Banda Aceh, Minggu sore, 22 Januari 2023 tidak meluas.

Kepada wartawan di lokasi kejadian, Bakri Siddiq mengatakan, kebakaran di Jalan Kartini terjadi pada dua unit ruko lantai tiga yang merupakan usaha rumah makam ‘Kojek 88’ dan yang difungsikan sebagai rumah pemiliknya. Kedua unit ruko tersebut di Jalan Kartini Nomor 16 dan 18, Desa Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda AcehBerita

Berita terkait, BreakingNews: Pertokoan di Jalan Kartini, Peunayong, Banda Aceh Terbakar

“Kita apresiasi tim damkar yang sangat sigap merespons laporan. Dalam waktu lima menit setelah menerima laporan, mereka sudah di lokasi kejadian. Terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak keamanan (TNI/Polri) dan semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran ini,” ujar Bakri Siddiq.

Sebanyak enam unit damkar milik Pemko Banda Aceh dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Baca: Menyusul Kebakaran di Jalan Kartini, Rumah Warga Kampung Laksana Juga Dilalap Api

Kebakaran itu sendiri terjadi sekitar pukul 17.10 WIB (sebelumnya dilaporkan pukul 17.45 WIB). Pj Wali Kota bersama staf di jajarannya tiba di lokasi beberapa menit kemudian.

Di lokasi kejadian, Pj Wali Kota Banda Aceh mengamati semua bagian bangunan yang terbakar. Tak cukup melihat dari depan, Bakri menaiki salah satu armada damkar dan serius mendengarkan penjelasan dari petugas.

Informasi yang diterima Pj Wali Kota Banda Aceh, api bersumber dari lantai III ruko yang sedang dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang di luar merayakan Imlek.

“Ini juga perlu diimbau agar hati-hati meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pastikan semuanya aman,” ujarnya.

Pemilik ruko, Welly mengakui dirinya dan keluarga sedang tidak di rumah ketika kebakaran itu terjadi.

Aparat kepolisian sejak awal berada di lokasi dan memasang police line pada pukul 19.00 WIB. Proses olah TKP dilakukan polisi setelah mendapat kepastian dari pihak pemadam bahwa api benar-benar sudah bisa dikuasai.

“Mengenai penyebab kebakaran masih kita tunggu hasil penyelidikan polisi,” kata Bakri Siddiq.[]