Penegasan Pj Wali Kota Sabang: Perencanaan Pembangunan Harus Matang

Sosialisasi Maturitas SPIP dan Manajemen Risiko di lingkungan Pemko Sabang dihadiri Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi dan Kepala BPKP Perwakilan Aceh Supriyadi di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, Jumat, 10 Maret 2023. (Foto Humas Pemko Sabang)

PORTALNUSA.com | SABANG – Pemko Sabang berkomitmen meningkatkan maturitas (kematangan) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta mampu mengendalikan risiko jangka panjang untuk mewujudkan Sabang yang lebih baik.

“SPIP dan APIP jadi perhatian dan catatan yang harus ditingkatkan. Untuk itu, perencanaan pembangunan kita harus matang, sesuai orientasi visi misi dan juga permasalahan yang ada. Solusi yang diberikan efisien dan sesuai dengan pokok solusi masalah yang dibutuhkan,” kata Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi.

Penegasan itu disampaikan Reza pada Sosialisasi Maturitas SPIP dan Manajemen Risiko di lingkungan Pemko Sabang tahun 2023, bersama Kepala BPKP Perwakilan Aceh Supriyadi di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, Jumat, 10 Maret 2023.

Reza mengimbau untuk terus kejar dan tingkatkan tata kelola pembangunan, dengan melakukan inovasi-inovasi dan perencanaan hingga perealisasiannya.

“Para OPD harus mempersiapkan perencanaan yang matang, dalam menangani berbagai permasalahan pembangunan, termasuk SPBE, penanganan isu nasional, ombudsman, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Aceh Supriyadi mengatakan sebagian besar daerah di Aceh SPIP dan APIP-nya masih di bawah 3, termasuk Kota Sabang.

Dengan maturitas SPIP dan manajemen risiko yang lebih baik, pemerintah dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Pimpinan OPD kita hadirkan di sini untuk mengetahui persis apa yang harus dilakukan dalam menangani risiko dan mengatasinya,” kata Supriyadi.

Dia menambahkan, sosialisasi ini merupakan upaya kolaboratif antara BPKP Perwakilan Aceh dan Pemerintah Kota Sabang, dalam pemantapan SPIP yang melibatkan para Pimpinan OPD, sebagai rekan strategis kepala daerah, untuk mencapai program yang berkualitas dan memastikan terjaganya akuntabilitas. (adv)