.
.
.

Pimpinan BPKS Konsultasi Kearsipan ke Balai Arsip Statis dan Tsunami Aceh

Delegasi BPKS foto bersama dengan pimpinan dan staf UPT BAST Aceh di Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu, 14 Juni 2023.(Dok BPKS)

Laporan Imran, Sabang

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Pimpinan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) berkunjung ke UPT Balai Arsip Statis dan Tsunami (BAST) Aceh di Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu, 14 Juni 2023.

Delegasi BPKS dipimpin Deputi Umum Abdul Manan didampingi Kepala Biro Umum dan Humas Firman, Kabag TU dan Perlengkapan Abdul Rahim dan beberapa staf.

Rombongan diterima oleh Kepala UPT BAST, Muhammad Ihwan didampingi Renny Setyo L beserta Koordinator dan Kelompok Jabatan Fungsional UPT BAST Aceh.

Deputi Umum BPKS, Abdul Manan mengapresiasi Kepala BAST Aceh menerima kunjungan tim Kearsipan BPKS yang dikoordinir Kepala Biro Umum dan Humas, Kabag TU dan Perlengkapan untuk koordinasi dan konsultasi kearsipan.

Pada kesempatan itu Abdul Manan menyampaikan sekilas tentang profil BPKS Sabang sejak keluarnya Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Sabang menjadi Undang-Undang;

Manan berharap dengan koordinasi dan konsultasi ini dapat memberikan berbagai informasi dalam penataan kearsipan BPKS. Ini tak lepas dari hasil Rekomendasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2022.

BAST sangat mendukung

Kepala UPT BAST, Muhammad Ihwan menyatakan pihaknya sangat mendukung dan membantu setiap upaya untuk memajukan kearsipan, khususnya BPKS Sabang sebagai Lembaga Non-Struktural, apalagi BPKS Sabang memiliki sejarah yang panjang khususnya sebelum dan saat BPKS Sabang ditunjuk untuk mengelola Kawasan Sabang.

Dikatakan Ihwan, ada banyak nilai sejarah yang mestinya menjadi bagian dari arsip yang harus dikelola dengan baik untuk menjadi aset sejarah untuk generasi yang akan datang.

Ihwan mengutip arahan Presiden Joko Widodo, “Tinggalkan cara lama yang tak efisien, lamban ditemukan, dan penyimpanan tersebar ke mana-mana.”

Presiden Jokowi menekankan, arsip menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan dengan cepat serta menjadi dokumentasi kekayaan negara termasuk seni dan budaya.

Arsip juga harus disajikan secara menarik sehingga memunculkan kecintaan dan kebanggaan generasi muda terhadap budaya bangsa dan negara.

“Dengan penyelenggaraan arsip yang lebih baik diharapkan nilai pengawasan di bidang kearsipan BPKS dapat meningkat serta melestarikan arsip bernilai sejarah sebagai memori kolektif bangsa untuk generasi mendatang,” kata Muhammad Ihwan. []