Pawai Takbir Lebaran Kembali “Tenggelamkan” Banda Aceh

Rute pawai takbir Idul Adha 1444 H/2023 M. (Dok Panitia)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Setelah sempat sepi akibat didera Covid-19 selama empat tahun, akhirnya kegiatan pawai takbir Lebaran kembali digelar di ibu kota provinsi Aceh, Banda Aceh.

Seperti halnya Rabu malam, 28 Juni 2023, saat menyambut Idul Adha 1444 H, suasana Kota Banda Aceh disesaki masyarakat yang menggunakan berbagai jenis kendaraan, bahkan yang berjalan kaki sambil membawa anggota keluarga dan kemudian duduk di bahu jalan atau teras bangunan menunggu iring-iringan pawai takbir.



Kemacetan di sejumlah ruas jalan utama di pusat kota, seperti di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Simpang Kodim, Simpang Lima, dan beberapa ruas lain sudah terlihat sejak menjelang Isya.

Informasi yang diterima Portalnusa.com, jarak tempuh peserta pawai takbir Lebaran Idul Adha 1444 H sejauh lebih kurang empat kilometer.

Peserta dijadwalkan bergerak dari depan Masjid Raya Baiturrahman, dilepas oleh Forkopimda Aceh dari panggung utama. Dari depan Masjid Raya Baiturrahman peserta mengarah ke Simpang Kodim- Jalan Tgk. Chik di Tiro (Peuniti) hingga ke Simpang Surabya.

Di Simpang Surabaya peserta berbelok ke Simpang Jambo Tape terus ke Simpang Lima melintasi Jembatan Pante Pirak dan kembali lagi ke Masjid Raya Baiturrahman.

Mengutip informasi dari Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Aceh, Dr. Mulia Rahman, pawai takbiran Lebaran Idul Adha 1444 tetap seperti sebelum Covid-19, di mana setiap grup minimal akan diisi 30-40 orang penjalan kaki.

“Pemerintah Aceh menamakan kegiatan ini Musabaqah Pawai Takbir Jalan Kaki,” kata Mulia Rahman.

Sekitar 40 grup dari Banda Aceh dan Aceh Besar akan memeriahkan kegiatan syiar berhadiah total Rp 38 juta yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibenarkan membawa aksesoris berupa mobil hias, rapa-i geleng, dan bedug. “Pawai obor akan menambah semarak suasana pawai takbir Idul Adha tahun ini,” kata Ketua Umum BKPRMI Aceh.[]