.
.
.

Warga Lhokseumawe Meninggal di Trotoar Jalan Seulawah Banda Aceh

Relawan RAPI dan ERPA mengevakuasi jenazah pria bernama David Risyad dari trotoar Jalan Seulawah, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh untuk dibawa ke RSUZA, ba’da zuhur, Selasa, 11 Juli 2023. (Foto Meylida Abdani/Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Seorang pria bernama David Risyad, beralamat di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe meninggal mendadak di trotoar Jalan Seulawah, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa siang, 11 Juli 2023.

Menurut keterangan saksi mata dibenarkan Keuchik Gampong Seutui, Ir. T. Amiruddin, menjelang meninggal terlihat pria tersebut berjalan dari Simpang Jalan Seulawah (lampu merah) mengarah ke Masjid Taqwa Seutui.

Baru sekitar 30 meter berjalan, tiba-tiba dia berhenti seperti menahan sakit di bagian perut. Sempat terlihat dia muntah-muntah.

Kepada penjual minyak eceran di pinggiran jalan, dia minta bantu dibelikan Promag.

Setelah Promag dibelikan, langsung diminumnya sebanyak dua tablet. Setelah itu dia duduk di pinggir trotoar. Tak lama berselang pria itu terkulai.

“Ketika diperiksa oleh warga, pria itu dipastikan sudah meninggal. Kasus itu segera dilaporkan ke polisi dan pimpinan Gampong Seutui,” kata Keuchik Seutui didampingi warganya.

Tak lama setelah pihak kepolisian tiba di TKP, jenazah langsung dievakuasi ke RSUZA Banda Aceh dengan mobil ambulance RAPI Wilayah Kota Banda Aceh.

Dari Lhoksweumawe

Data berupa SIM A yang ditemukan di kantong pakain korban, tercatat nama David Risyad, alamat Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, kelahiran 21 Desember 1985.

Belum diketahui sedang urusan apa David Risyad di Banda Aceh. Namun menurut seorang sumber yang bersangkutan sedang mencari pekerjaan.

Saat kejadian, korban juga membawa HP namun tidak aktif karena habis batere. Warga mengisi daya batere HP dan mencari kontak keluarganya.

“Warga berhasil menghubungi keluarganya di Lhokseumawe, akhirnya kabar itu tersiar kepada keluarga di Banda Aceh dan pihak keluarga datang langsung ke TKP termasuk mendampingi ke rumah sakit,” kata Keuchik Seutui.[]