.
.
.

Abuya Syekh Amran Waly Al-khalidy Peusijuek Kapolres Aceh Barat

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana SIK, MH salam takzim dengan ulama khasrimatik Aceh, Abuya Syekh H. Amran Waly Al-khalidy pada prosesi peusijuek di Masjid Ahlisunnah Babussalam Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu siang, 30 Juli 2023. (Foto Humas Polres Aceh Barat for Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | MEULABOH – Ulama Kharismatik Aceh sekaligus pendiri Majelis Tauhid Tassawuf (MPTT), Abuya Syekh H. Amran Waly Al-khalidy mempeusijuek (tepung tawar) Kapolres Aceh Barat yang baru, AKBP Andi Kirana SIK, MH.

Prosesi peusijuek berlangsung di Masjid Ahlisunnah Babussalam Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu siang, 30 Juli 2023.

“Kunjungan ini kami laksanakan dalam rangka memperkenalkan diri saya kepada tokoh agama, tokoh masyarakat karena saya orang baru di Aceh Barat,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana SIK, MH.

Kapolres menjelaskan silaturahmi itu merupakan kegiatan sambang Kamtibmas kepada para tokoh agama.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga untuk mengetahui permasalahan yang ada dalam masyarakat.

Dengan adanya komunikasi diharapkan akan terjalin hubungan yang baik antara Polri dan para tokoh-tokoh agama maupun masyarakat.

“Silaturahmi ini diharapkan mampu menyerap aspirasi dan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,”ungkap Andi Kirana.

Ia menyebutkan, pihaknya tidak bisa menjaga wilayah Aceh Barat sendiri, tanpa adanya doa, dukungan dan bantuan dari para tokoh agama dan para ulama.

“Saya mengharapkan dukungan dan masukan dari ulama, khususnya dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, tambah Kapolres dengan terjalin hubungan antara jajaran Polres Aceh Barat dengan ulama dapat terjaga dengan baik, sehingga dapat berkolaborasi demi menciptakan suasana aman dan kondusif. 

Kegiatan peusijuek dihadiri Ketua Majelis Tauhid Tashawuf Aceh Barat Abu Muslem Has, Wakapolres, pejabat utama Polres Aceh Barat, Kepala Desa Ujong Baroh, tokoh agama, tokoh maayarakat, para jamaah serta para santri.[]