DAERAH  

Forum Dakwah Perbatasan Bina Dua Mualaf dari Agara

Prosesi serah terima dua muallaf dari Agara untuk mendapat pembinaan dari Forum Dakwah Perbatasan Aceh. Acara berlangsung di Aula Markaz Dewan Dakwah Aceh, Rumpet, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu, 22 Januari 2025. (Dok FDP)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) menerima dua mualaf dari Aceh Tenggara (Agara) untuk mendapat pembinaan di lembaga tersebut.

Kedua mualaf tersebut diserahterimakan di Aula Markaz Dewan Dakwah Aceh, Rumpet, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Kedua mualaf perempuan yang berstatus yatim diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Agara, Bahagia Wati disaksikan oleh Pj Bupati Agara, Taufik ST MSi, Rabu, 22 Januari 2025 di sela-sela rangkaian acara pelatihan kaderisasi da’i di era digital.

Bahagia Wati mengatakan, kedua mualaf yang masih remaja tersebut yakni Siti Rahma dan Siti Zahara selama ini telantar, ayah keduanya telah meninggal dunia sementara ibunya memantau ke negeri jiran.

”Keduanya membutuhkan pembinaan yang intensif untuk dapat memahami Islam secara kaffah. Kami ucapkan terima kasih kepada FDP yang telah menerima mereka untuk dibina,” katanya.

Ia berharap mereka dapat menimba ilmu agama dengan benar selama pembinaan sehingga  dapat memahami Islam dengan baik, bertauhid, dapat beribadah dengan sempurna da  memiliki akhlak yang mulia.

Ketua FDP, dr. Nurkhalis mengatakan, pihaknya akan membina kedua mualaf tersebut selama enam pekan ke depan termasuk mencarikan solusi agar keduanya bisa melanjutkan pendidikan, terutama di pondok pesantren.

Proses serahterima pembinaan mualaf dari Agara juga disaksikan oleh Asisten I Pemerintah Aceh, Kepala Baitul Mal Provinsi Aceh dan ketua Dewan Dakwah Aceh.

Pada Januari ini menyelengarakan program pembinaan mualaf ke-18 di Gedung Serba Guna Dewan Dakwah Islamiyah Provinsi Aceh.

Hingga saat ini FDP telah membina lebih dari 200 mualaf dari berbagai daerah perbatasan Aceh dan Sumatera Utara.

Para mualaf tersebut akan mendapat pembinaan beberapa level sesuai kurikulum yang disiapkan lembaga tersebut. []