Tanpa Jalur Alternatif Medan-Banda Aceh, PDAM Tirta Daroy akan Berhenti Operasi

Dirut Perumdam Tirta Daroy, T. Novizal Aiyub. (Foto: Serambinews.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – PDAM atau Perumdam (Perusahaan Umum Daerah Air Minum) Tirta Daroy, Banda Aceh hampir bisa dipastikan akan berhenti beroperasi jika dalam seminggu ke depan tidak ada jalur alternatif Medan-Banda Aceh.

Baca; Respons Harapan Mualem, Menhan Janji Perkuat Mobilitas Udara Bantu Korban Bencana Aceh

Seperti diketahui, bencana banjir dan longsor di Aceh berdampak serius pada operasional PDAM Tirta Daroy yang melayani tidak kurang 55.000 SR (sambungan rumah) dengan distribusi air sebanyak 1,3 juta meter kubik/bulan atau setara 43.000 meter kubik/hari.

“Kalau dalam seminggu ke depan tidak ada jalur alternatif Medan-Banda Aceh maka hampir bisa dipastikan Perumdam Tirta Daroy berhenti operasi,” kata Dirut Perumdam Tirta Daroy, T. Novizal Aiyub (Ampon Yub).

Baca: Ketua PWI Aceh Minta Presiden Prabowo Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional

Menurut Ampon Yub, stok bahan kimia PAC (Poly Aluminium Chloride) yang merupakan komponen penting  untuk memproduksi air bersih hanya bertahan untuk seminggu ke depan.

“Makanya saya pastikan jika dalam seminggu ke depan tidak ada jalur alternatif dari Medan ke Banda Aceh maka Perumdam Tirta Daroy harus berhenti operasional karena bahan kimia tersebut didatangkan dari Medan,” kata Ampon Yub.

Jika operasional Perumdam Tirta Daroy terhenti, secara otomatis akan menghentikan layanan untuk 55.000 lebih SR di Banda Aceh dan sekitarnya. Ini tentu saja akan melengkapi derita akibat bencana.

Kondisi sekarang, lanjut Ampon Yub masih berjalan tertatih-tatih dengan mengandalkan genset karena pasokan listrik PLN yang belum menentu.

“Kondisi air baku juga belum stabil (tingginya tingkat kekeruhan) namun setidaknya masih bisa operasi,” demikian Dirut Perumdam Tirta Daroy.[]

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved