Banjir Luapan di Dua Kecamatan di Pidie Surut, Nihil Kerusakan

Tim BPBD Pidie mengunjungi salah satu titik banjir susulan di Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Jumat, 9 Januari 2026. (Foto BPBD Pidie untuk Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com I PIDIE – Banjir susulan akibat luapan Krueng Laweung yang merendam 15 gampong di Kecamatan Muara Tiga dan Batee, Kabupaten Pidie dilaporkan sudah surut. Tidak ada kerusakan infrastruktur baik akses jalan, jembatan maupun permukiman.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Muhammad Rabiual, ST kepada Portalnusa.com, Jumat, 9 Januari 2026 mengatakan, banjir susulan itu merendam 15 gampong dalam dua kecamatan, yaitu Muara Tiga 11 gampong dan Batee 4 gampong.

Dijelaskan Rabiul, banjir tersebut disebabkan penyempitan aliran sungai dan tingginnya sedimen pada dasar sungai Krueng Laweung sejak beberapa tahun terakhir.

Selain itu juga dipicu oleh sumbatan drainase di sisi ruas jalan baik di pusat kecamatan mauoun di pelosok gampong. Akibatnya, ketika curah hujan sangat tinggi maka sungai gampang meluap.

“Normalisasi aliran sungai menjadi salah satu solusi mencegah banjir,” katanya.

Seperti diberitakan, banjir yang terjadi Kamis pagi, 8 Januari 2026 turut mengepung 11 gampong di Keamatan Muara Tiga dengan ketinggian air mulai 50 cm hingga 1 meter lebih. Banjir juga merendam 4 gampong wilayah pesisir yaitu Kecamatan Batee.

“Dampak banjir susulan itu setidaknya ada 1.114 jiwa dari 657 KK dalam dua kecamatan itu trauma karena baru saja menghadapi bencana sebelumnya,” kata Kalak BPBB Pidie. []

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved