Gandeng FDP, Joint Together Society Salurkan Alat Kebersihan untuk Korban Banjir Aceh

Alat kebersihan untuk penanganan pascabanjir di rumah-rumah masyarakat di Aceh Utara dan Bireuen yang disalurkan oleh Join Together Society (JTS) Korea Selatan bekerja sama dengan Forum Dakwah Perbatasan (FDP). (Dok FDP)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) bekerja sama dengan Join Together Society (JTS) Korea Selatan menyalurkan bantuan perangkat kebersihan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, serta sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen.

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung mulai Jumat hingga Minggu 18 Januari 2026 merupakan bagian dari rangkaian program Mobil Klinik FDP Peduli Bencana yang telah memasuki  tahap ketiga sejak bencana banjir melanda Aceh.

Bantuan perangkat kebersihan yang disalurkan untuk warga meliputi alat angkut tanah, cangkul, sarung tangan, serta alat pel, yang difokuskan untuk membantu warga membersihkan lumpur dan sisa material banjir di rumah-rumah mereka.

“Perangkat atau alat kebersihan ini sangat vital mengingat banyak permukiman warga masih tertutup endapan lumpur tebal pascaair surut. Warga tidak mungkin membersihkan tanpa bantuan alat,” kata Ketua FDP, dr Nurkhalis, Selasa, 20 Januari 2026.

Dalam pelaksanaannya, relawan JTS tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga turun langsung membantu warga memasang dan menggunakan alat, serta bergotong royong membersihkan rumah dan lingkungan sekitar bersama relawan FDP dan masyarakat setempat.

Seiring dengan kegiatan kebersihan lingkungan, Mobil Klinik FDP Peduli juga aktif memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat korban banjir.

Tim medis melayani pemeriksaan umum, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan guna mencegah penyakit pascabanjir seperti infeksi kulit, diare, dan gangguan pernapasan.

Nurkhalis menegaskan bahwa pendampingan kepada warga terdampak banjir merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan FDP.

Menurutnya, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase darurat semata.

“FDP berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat korban banjir, baik melalui layanan kesehatan maupun pemulihan lingkungan. Kami mengajak semua pihak untuk tidak lelah dan tidak bosan memberikan layanan kesehatan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesehatan masyarakat pascabencana sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang bersih dan akses layanan medis yang memadai.

Karena itu, program Mobil Klinik dirancang sebagai respons terpadu antara pelayanan kesehatan dan dukungan sosial kemanusiaan.

Selain meringankan beban fisik, kehadiran relawan di tengah lumpur dan sisa banjir memberi semangat moral bagi warga untuk bangkit kembali.

Melalui kolaborasi ini, FDP dan JTS berharap upaya pemulihan pascabanjir di Aceh Utara dan Bireuen dapat berjalan lebih cepat, sekaligus menumbuhkan kembali nilai gotong royong, kepedulian, dan solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat.

Sejak bencana banjir, FDP bekerjasama dengan berbagai lembaga seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, Program kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Forum Dakwah Perbatasan (FDP), Forum Dakwah Dokter Indonesia (FDDI), Masjid Raudhatul Jannah RSUD Zainoel Abidin, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Aceh, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh. []

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved