12 KK Korban Bencana di Blang Pandak, Pidie Tempati Huntara

Hunian Sementara (Huntara) untuk korban terdampak bencana di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pidie. (Foto Humas Setdakab Pidie untuk Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com I PIDIE – Korban terdampak banjir di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun dengan sumber dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBK Pidie Tahun 2025 sebesar Rp 600 juta.

Juru Bicara (Jubir) Bupati Pidie, Andy Firdaus Lancok, SH kepada Portalnusa.com, Jumat, 23 Januari 2026 mengatakan, bencana alam banjir bandang yang mendera wilayah Tangse, Pidie pada 26 November 2025 lalu telah menyebabkan 11 unit rumah yang ditempati 12 KK hancur diterjang banjir Krueng Balee, Blang Pandak.

Menurut Andy, Pemkab Pidie telah melakukan skema Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) rumah permanen, termasuk rencana relokasi bagi warga yang bermukim di kawasan rawan bencana atau Daerah Aliran Sungai (DAS).

Khusus dalam lokasi Huntara pemerintah turut memfasilitasi ketersediaan air bersih, sanitasi, serta akses layanan kesehatan bagi para penghuni Huntara lewat koordinasi dengan beberapa instansi terkait yaitu Dinkes serta pihak PDAM.

Seperti diberitakan, pada Kamis siang, 22 Januari 2026, Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah bersama Wabup Al-Zaizi Umar dan Sekda Samsul Azhar menyerahkan kunci Huntara untuk 12 KK korban banjir di Gampong Blang Pandak.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati serta Sekda turut menyerahkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi 41 KK korban terdampak bencana di Blang Pandak dengan jumlah dana Rp 73,8 juta untuk rentang waktu 3 bulan ke depan.[]

 

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved