Yayasan Diduga Tak Bayar Utang, Donatur Segel Dapur MBG Pidie
PORTALNUSA.com I SIGLI – Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Saudagar Rakyat Aceh (YSRA) Kadin Pidie disegel oleh pihak yang mengklaim sebagai donatur utama, yaitu Ichwan CK karena pihak yayasan diduga mangkir dari perjanjian kerja sama (PKS) dan membayar utang Rp700 juta.
Penelusuran Portalnusa.com, penyegelan itu dilaporkan akibat YSRA mangkir dari perjanjian dan peluanasan utang sejak awal November 2025 hingga menjelang akhir Januari 2026 terhadap pihak donatur utama, Ichwan CK.
Ichwan CK selaku donatur pembangunan dapur MBG kepada Portalnusa.com, Minggu, 25 Januari 2026 mengakui, sesuai PKS adanya utang Rp700 juta yang belum diselesaikan oleh pihak yayasan kepadanya.
“Saya telah berinvestasi Rp350 juta untuk bangunan dapur plus Rp350 untuk kendaraan operasional serta beberapa bagian fasilitas dalam dapur,” ungkap Ichwan.
Malahan, jelas Ichwan dalam perjanajian diajukan pembukaan rekening bersama untuk pembayaran sesuai PKS.
Namun hingga kini perjanjian tersebut ternyata tidak diindahkan. Jadi, lanjutnya ini adanya unsur penipuan.
“Karena adanya upaya mangkir dari pembayaran azas manfaat makanya saya gembok atau segel pintu dapur MBG supaya persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Utang mobiler
Selain itu, M. Yusuf Husien Eropa kepada Portalnusa.com mengatakan, selaku penyedia mobiler pendukung baik kursi, meja serta kasur hingga saat ini belum juga dibayar oleh perwakilan YSPR.
“Sesuai dengan bon tagihan masih ada sisa uang yang belum dibayarkan padahal telah empat kali di hubungi.
Setiap kami hubungi nomor hp-nya sering tak tersambung,” ujar M. Yusuf.
“Saya juga tertipu”
Perwakilan YSRA, Muhammad Junaidi kepada Portalnusa.com mengatakan, hingga kini tidak ada bukti perjanjian apapun, termasuk apakah benar ada yang telah menghabiskan dana (uang) untuk investasi dapur MBG.
“Sebab dalam perjalanan terwujudnya dapur itu dengan pihak kedua yang telah menjalin perjanjian dengan pihak yayasan dan ini saya juga tertipu,” ujarnya.
Sebelunmnya, seperti diberitakan sejumlah media, Kepala SPPG Yayasan Saudagar Rakyat Aceh Kadin Pidie, Jumaika Zwana mengatakan, dapur MBG itu ditutup paksa, Sabtu siang, 24 Januari 2026 setelah pihaknya mengantarkan 2.682 paket MBG dengan menu kering.
Di beberapa bagian bangunan juga terlihat kertas bertuliskan peringatan/pemberitahuan: “Pengumuman Tanah Ini Milik Zulkifli (Ayong) Berdasarkan Sertifikat Hak Milik Nomor 703. Luas 929 M2. Tidak Pernah Melakukan Pengalihan Hak kepada Siapapun!”
“Perhatian Mengingat Kembali Kompleks Graha Citra Karsa Milik Pribadi Ichwan, sedangkan Dapur Makan Bergizi Gratis Milik Kadin Pidie. Ichwan sebagai Salah Satu Donatur Utama Modal Pembangunan Dapur Sampai Saat Ini Belum Pernah Menerima Azas Manfaat Apapun.”[]




