Kamp Pengungsi Dusun Lhok Pungki Berselimut Haru Ketika Korban Bencana Menerima Bumbu Dapur untuk Meugang Puasa

Kolase foto tangkapan layar dari video penyaluran bantuan bumbu dapur dan paket Ramadhan untuk pengungsi korban bencana di kamp pengungsian Dusun Lhok Pungki, Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 12 Februari 2026. (Dokumen Nurmi Ali)

Laporan Nasir Nurdin/Portalnusa.com

PADA 3 Februari 2026 saya menerima satu pesan percakapan WhatsApp. Pengirimnya, sahabat saya, Nurmi Ali, aktivis perempuan yang dikenal dengan panggilan Dekmi.

Begini isi pesannya:

“Sahabat donasi yang mulia. Sehubungan dengan memasuki bulan suci Ramadhan dan tradisi hari meugang bagi masyarakat Aceh, kami berencana akan berbagi paket bumbu dapur untuk korban terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi 26  November 2025.

Kegiatan ini akan kami laksanakan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, untuk warga Dusun Lhok Pungki, Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang berjumlah lebih kurang 85 KK.

Kisaran harga per paket Rp 50.000.

Donasi bisa ditransfer ke rekening:

7098689847 BSI a.n. Nurmi atau

03102410074120 Bank Aceh a.n. Nurul Salwa. (Mohon disertakan keterangan donasi untuk Dusun Lhok Pungki).

Adapun rencana isi paket:

  • Minyak goreng
  • Bumbu dapur
  • Gula, teh, tepung, sirup, dan mi instan (tentatif).

Demikian yang kami sampaikan. Besar harapan kami agar Bapak/Ibu dapat kembali menyisihkan sebagian rezeki untuk saudara/i kita di daerah terdampak.

Semoga Allah membalas rezeki berlipat ganda di samping pahala tak henti mengalir untuk Bapak/Ibu.

Penyaluran tertunda

Berdasarkan info lanjutan dari Dekmi, karena sesuatu hal penyaluran bantuan dengan cara diantar langsung ke kamp pengungsi di Lhok Pungki yang direncanakan pada 7 Februari 2026  diundur ke hari Kamis, 12 Februari 2026.

“Alhamdulillah, setelah sempat tertunda selama lima hari, akhirnya paket bumbu dapur/bumbu masak untuk pengungsi di Dusun Lhok Pungki bisa kami antar langsung dan kami salurkan pada hari Kamis, 12 Februari 2026,” tulis Dekmi dalam update laporannya kepada para donatur.

Menurut Dekmi, bantuan yang disalurkan itu sebanyak 85 paket untuk korban langsung dan 5 paket untuk panitia dapur umum (jumlah 90 paket).

Adapun isi paket terdiri bumbu dapur berupa cabai bubuk, ketumbar mentah bubuk, ketumbar masak bubuk, merica, kunyit bubuk, royco, garam, bawang merah, bawang putih, dan asam sunti.

Juga ada paket minyak makan, beras, gula, teh celup, sirup, dan kurma.

“Demikian laporan ini kami sampaikan, semoga Allah membalas rezeki berlipat ganda di samping pahala tak henti mengalir untuk Bapak/Ibu,” begitu penutup laporan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dikoordinir langsung oleh sosok perempuan bernama Nurmi Ali.

Berselimut haru

Sebagaimana dilihat media ini dari tayangan video yang diposting oleh Nurmi Ali, betapa korban bencana yang masih menghuni kamp pengungsian masih tetap memancarkan wajah nestapa meski ada secercah kebahagiaan ketika mereka mendapatkan bumbu dapur untuk meugang sekaligus paket Ramadhan.

Para pengungsi juga terlihat merunduk lesu ketika Nurmi Ali melaporkan fakta di lapangan bahwa kehancuran di zona bencana belum tertangani dan korban masih bertahan di tenda pengungsian.

“Sekecil apapun bantuan yang saudara-saudara berikan akan sangat berarti bagi mereka apalagi untuk menyambut bulan suci Ramadhan,” ujar Dekmi di tengah suasana yang mengharu biru.[]

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved