Prof Muhammad Siddiq Calon Rektor UIN Ar-Raniry Pertama Mendaftar, Wakil Rektor Aktif Jadi Ketua Tim Penjaringan Dipertanyakan

Prof Muhammad Siddiq menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Rektor UIN Ar-Raniry periode

PORTALNUSA.COM | BANDA ACEH – Prof Muhammad Siddiq Armia, Ph.D secara resmi mendaftar pada kesempatan pertama sebagai calon Rektor Universitas Islam Ar-Raniry (UIN AR) masa jabatan 2026-2030 di Biro Rektor UIN AR Banda Aceh, Senin, 16 Maret 2026.

Berkas pendaftarannya sudah kami unggah ke dalam webiste yang ditetapkan panitia seleksi dan hari ini secara resmi kami serahkan kepada panitia seleksi yang diterima oleh Ketua Panitia Prof Dr.Khaidruddin, MA yang juga Wakil Rektor II,” kata Prof Siidiq.

Amatan media ini di lokasi, Prof Siddiq saat mendaftar didampingi beberapa orang guru besar koleganya. Koleganya di kampus merupakan akademisi yang masih relatif muda namun sudah mencapai gelar tertinggi akademik yaitu profesor.

Prof Siddiq merupakan alumni S1 Hukum UIN AR, S2 Universitas Indonesia Jakarta dan S3 Comparative Constitusional Law di Anglia Ruski University, Inggris. Ia merupakan salah seorang guru besar Hukum Tata Negara UIN AR yang sudah dikenal di dunia internasioal.

Hal tersebut dibuktikan dengan terpilihnya Prof Siddiq sebagai salah satu ilmuwan PTKIN yang masuk daftar Top 2 persen Scientist Worldwide 2025.

Pada saat mendaftar, Prof Siddiq juga didampingi oleh tim kuasa hukumnya dan mempersilakan media meminta keterangan melalui kuasa hukum.

Secara terpisah tim kuasa hukum Rahmad Hidayat, SH., ,MH, Alaidin, SH, Nurul Dina Islami, SH dan Safita Nia, SH menjelaskan benar Prof Siddiq sudah mendaftar sebagai salah satu kandidat calon Rektor UIN Ar-Raniry periode 2026-2030. Semua berkas administrasi persyaratan calon rektor sudah diunggah oleh klien mereka dan hari ini adalah penyerahan secara simbolis.

“Sempat muncul pertanyaan kami kenapa ketua penjaringan calon rektor adalah salah satu wakil rektor aktif? Kami khawatir akan terjadi konflik interest dan diragukan keindependensiannya dalam proses seleksi tersebut kalau seandainya rektor incumbent juga ikut mendaftar sebagai calon Rektor UIN Ar-Raniry,” kata Rahmad Hidayat.

Rahmad berharap proses seleksi Rektor UIN Ar-Raniry benar-benar dilakukan secara fair dan terbuka sehingga akuntabilitas proses seleksiya dapat diterima oleh semua insan akademis. Sehinga hasilnya juga bagus dan dapat dipertaanggungjawabkan secara etika dan moralitas untuk menghindari konflik hukum di kemudian hari,”  tutupnya.[]

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved