FDP-JTS Bantu Alat Kebersihan untuk Penanganan Pascabanjir di Bireuen dan Pidie Jaya
PORTALNUSA.com | BIREUEN – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) bekerja sama dengan Join Together Society (JTS) Korea kembali menyalurkan bantuan perangkat kebersihan bagi sekitar 1.000 lebih kepala keluarga terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.
Kegiatan ini berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu, 28 Maret 2026. Ini merupakan bagian dari rangkaian program Mobil Klinik FDP Peduli Bencana sejak bencana banjir melanda Aceh yang telah menjangkau sedikitnya 10 gampong di dua kabupaten terdampak.
Di Gampong Teupin Raya, Kabupaten Bireuen, sebanyak 156 KK menerima bantuan yang dikemas dalam bentuk kereta sorong.
Paket tersebut berisi sekitar 17 jenis kebutuhan dasar, mulai dari peralatan dapur seperti wajan, dandang, dan piring, hingga perlengkapan kebersihan seperti sepatu boot, sarung tangan, dan alat pembersih lumpur.
Penyaluran dipusatkan di Masjid Jamik Baitul Abrar dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Selain sebagai distribusi logistik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pemulihan sosial warga yang terdampak bencana.
Distribusi bantuan juga menyasar sejumlah gampong terdampak parah di Pidie Jaya, seperti Gampong Meunasah Lhok, Blangcut, dan Gampong Dayah Usen.
Sebelumnya, banjir bandang yang melanda kawasan tersebut menyebabkan ratusan hingga ribuan warga dari ratusan keluarga terpaksa mengungsi akibat genangan air dan lumpur tebal yang merendam permukiman.
Manajer Program FDP, Teuku Azhari Ibrahim mewakili JTS Korea Selatan, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan tahap kedua dalam rangkaian penanganan korban banjir.
“Distribusi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali mandiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat material, tetapi juga memiliki makna simbolis dalam proses pemulihan.
Kereta sorong dan perlengkapan kebersihan, menurutnya, menjadi sarana penting bagi warga untuk membersihkan lingkungan sekaligus memulai kembali aktivitas sehari-hari.
Sebagai lembaga dakwah dan kemanusiaan, FDP berperan aktif dalam proses pendampingan masyarakat, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan.
Sinergi dengan JTS Korea, menurut Azhar, memperkuat jangkauan bantuan, sekaligus menghadirkan pendekatan kolaboratif dalam penanganan bencana di Aceh.
Ketua JTS, Pomnyun Sunim, turut hadir dalam penyaluran bantuan. Ia bahkan terlibat membagikan perlengkapan kepada warga di beberapa lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, Pomnyun Sunim menyampaikan apresiasi kepada para relawan FDP dan seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, kerja kemanusiaan membutuhkan komitmen besar karena para relawan harus meninggalkan aktivitas pribadi demi membantu sesama.
“Terima kasih kepada seluruh relawan yang telah bekerja keras selama proses distribusi bantuan ini,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini menandai pergeseran penanganan bencana dari fase tanggap darurat menuju tahap pemulihan. Diharapkan, dukungan yang diberikan dapat mempercepat proses rehabilitasi kehidupan masyarakat yang terdampak banjir di Bireuen dan Pidie Jaya.
JTS merupakan LSM kemanusiaan internasional berbasis sukarelawan yang didirikan oleh Pomnyun Sunim untuk memberantas kemiskinan, penyakit, dan buta huruf.
Fokusnya adalah pada bantuan darurat, pengembangan masyarakat, dan mendukung populasi yang terpinggirkan, termasuk Korea Utara, dengan motto “Orang yang lapar harus mendapat makanan”. []






