Penyaluran Zakat Diduga tak Tepat Sasaran, Ketua Baitul Mal Aceh Jaya Minta Evaluasi Data Gampong

Tgk. Munawar

PORTALNUSA.com | ACEH JAYA — Ketua Baitul Mal Aceh Jaya, Tgk Munawar, menyoroti dugaan penyaluran zakat yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran di sejumlah gampong dalam wilayah Aceh Jaya.

Terkait dugaan itu ia meminta para keuchik dan camat segera melakukan evaluasi ulang terhadap data penerima manfaat agar zakat benar-benar sampai kepada masyarakat fakir dan miskin yang paling membutuhkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Tgk Munawar kepada media ini, Sabtu 11 April 2026, sebagai bentuk kritik sekaligus penegasan agar pendistribusian zakat tidak melenceng dari prinsip keadilan sosial dan ketentuan syariat.

Menurutnya, pihak Baitul Mal menerima laporan dari masyarakat bahwa di lapangan masih ada penerima zakat yang secara ekonomi tergolong mampu dan muda namun tetap masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Zakat ini hak orang fakir dan miskin. Jangan sampai yang memiliki kebun sawit dan ternak lembu justru menjadi penerima utama. Sementara orang tua renta yang benar-benar tidak mampu malah terabaikan,” tegas Tgk Munawar.

Ia menekankan, validitas data di tingkat gampong menjadi kunci utama ketepatan penyaluran zakat. Karena itu, peran aparatur gampong dan kecamatan dinilai sangat menentukan dalam proses pendataan dan verifikasi calon mustahik (penerima zakat).

Tgk Munawar meminta agar keuchik dan camat tidak hanya mengandalkan data lama, melainkan turun langsung melihat kondisi riil warganya.

“Kenapa kami katakan begitu karena yang paling tahu dan paham terhadap ekonomi sosial masyarakat adalah keuchik sehingga evaluasi berkala dinilai penting agar daftar penerima zakat selalu diperbarui sesuai kondisi terkini masyarakat. Ini bentuk kepercayaan kami terhadap para,” kata Munawar.

“Data itu harus hidup, bukan data mati yang dipakai terus-menerus tanpa melihat perubahan ekonomi warga. Kalau ekonominya sudah membaik, jangan lagi dimasukkan sebagai penerima zakat,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa zakat bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan amanah umat yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.

Tgk Munawar berharap masyarakat juga ikut berperan aktif melaporkan apabila menemukan penerima zakat yang dinilai tidak layak, agar dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme evaluasi.

“Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Ini demi keadilan bersama, agar zakat benar-benar menjadi solusi bagi mereka yang paling membutuhkan dan kami juga sangat berterima kasih terhadap para keuchik dan para Camat yang telah memberikan kinerja terbaiknya,” katanya.

Dengan adanya evaluasi menyeluruh di tingkat gampong dan kecamatan, Ketua Baitul Mal Aceh Jaya berharap ke depan tidak lagi muncul keluhan terkait ketidaktepatan sasaran penerima zakat, serta kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat dapat terus terjaga.[]

Berikan Pendapat