Ibu ODGJ Lahirkan Bayi Laki-laki di RSUD Meuraxa, Tim Dinsos Lakukan Asesmen
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Tim Dinas Sosial (Dinsos) Aceh berkunjung ke RSUD Meuraxa Banda Aceh dalam rangka asesmen bayi yang dilahirkan ibu ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).
Kunjungan tim Dinsos ke RSUD Meuraxa berlangsung Sabtu siang, 6 Juni 2026.
Salah seorang anggota tim dari Dinsos Aceh, Misrayana, S.Psi., M.Si mengatakan, kunjungan mereka untuk asesmen dan pendampingan terhadap kondisi bayi dari ibu ODGJ tersebut.
Kedatangan tim disambut oleh Plt Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG., MHPM beserta jajaran terkait di rumah sakit tersebut.
Menurut Misrayana, asesmen bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan, tumbuh kembang, serta kondisi fisik bayi secara menyeluruh.
Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut lahir di RSUD Meuraxa rujukan dari RSJ Aceh. Bayi lahir Sabtu, 6 Juni 2026 melalui operasi Caesar.
Kunjungan tim Dinsos Aceh merupakan bagian dari proses pendampingan dan verifikasi sebelum bayi tersebut nantinya dapat diasuh maupun diadopsi oleh pihak yang telah menyatakan kesediaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Plt Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady mengatakan pihak rumah sakit mendukung penuh proses asesmen yang dilakukan oleh Dinsos Aceh guna memastikan terpenuhinya hak-hak dan kepentingan terbaik bagi bayi.
“RSUD Meuraxa berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal serta mendukung setiap proses lintas sektor yang bertujuan menjamin keselamatan, kesehatan, dan masa depan anak. Kami berharap seluruh tahapan yang dilakukan dapat memberikan perlindungan terbaik bagi bayi ini,” ujar dr. Taufik.
Misrayana selaku Staf Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Aceh menjelaskan, asesmen dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai aspek, termasuk melihat kondisi kesehatan bayi, sebelum bayi diserahkan kepada keluarga atau kepada calon pengasuh sambil menunggu orang tuanya pulih.
Dikatakan Misrayana, sinergi antara RSUD Meuraxa dan Dinsos Aceh diharapkan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan prinsip perlindungan anak demi menjamin masa depan yang lebih baik bagi bayi tersebut.[]








