Mendikdasmen RI Resmikan Revitalisasi Sekolah di Pidie, 92 Sekolah Masuk Program Perbaikan Tahun 2026

Wakil Bupati Pidie, Al-Zaizi Umar (kiri) menyaksikan penandatanganan batu prasasti oleh Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, MEd (dua kanan) pada program Revitalisasi sejumlah sekolah di Pidie, Senin, 22 Juni 2026. (Foto Humas Setdakab Pidie/kolase by. portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed, meresmikan program revitalisasi sekolah se-Kabupaten Pidie yang dipusatkan di SMK Negeri 3 Sigli, Senin, 22 Juni 2026.

Kunjungan turut didampingi Wakil Bupati Pidie Al-Zaizi Umar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat terkait. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Mendikdasmen meninjau sejumlah sekolah untuk melihat langsung progres pembangunan dan kondisi fasilitas pendidikan.

Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni SD Negeri Utue, Kecamatan Pidie. Di sekolah tersebut, Abdul Mu’ti melihat langsung perkembangan pembangunan ruang belajar yang dilaksanakan melalui skema swakelola bersama TNI. Ia juga berdialog dengan para guru dan siswa terkait dengan proses pembelajaran serta kebutuhan sekolah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan budaya literasi, Mendikdasmen turut menyerahkan bantuan koleksi buku bacaan kepada para siswa SD Negeri Utue.

Setelahnya kegiatan dilanjutkan di SMK Negeri 3 Sigli dengan agenda peresmian hasil Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 sekaligus penyerahan Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Pidie.

Wakil Bupati Pidie, Al-Zaizi Umar, mengatakan program revitalisasi merupakan bagian penting dalam peningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dengan harapan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan peserta didik.

“Program revitalisasi ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih baik,” sebut Al-Zaizi.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Kabupaten Pidie mendapatkan program revitalisasi untuk 21 sekolah yang terdiri dari 1 PAUD, 2 SD, 4 SMP, 11 SMA, 2 SMK, dan 1 SLB.

Sementara tahun 2026, Pidie kembali menerima program revitalisasi bagi 92 sekolah sebagai bagian dari percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi. Jumlah tersebut mencakup 10 PAUD, 51 SD, 22 SMP, 2 SMA, dan 5 SMK.

“Program revitalisasi ini merupakan langkah strategi demi meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan ruang belajar yang lebih layak bagi siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak indonesia.

Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Fasilitas pendidikan yang baik harus dijaga dan dimanfaatkan bersama agar memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mengajak pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar kebermanfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang. []