Mengintip Cara Distanbun Aceh Mendorong Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi melalui “Gempar ASN”
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh memiliki sejumlah program unggulan bidang pertanian maupun perkebunan.
Salah satu program unggulan tersebut adalah Gempar ASN Distanbun (Gerakan Menanam Pekarangan Areal Rumah Aparatur Sipil Negara Dinas Pertanian dan Perkebunan) Aceh.
Gempar ASN Distanbun dimulai April 2026. Sesuai namanya, program ini menyasar para ASN Distanbun Aceh.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, mengungkapkan gerakan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, menjaga pasokan kebutuhan rumah tangga dan juga berperan serta dalam mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah.
“Gempar Distanbun juga berperan serta mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah,” kata Azan,sapaan akrab Plt Kadistanbun Aceh, Rabu 15 April 2026 sebagaimana dilansir distanbun.acehprov.go.id.
Menurut Azan, kegiatan ini juga untuk mendukung dan menindaklanjuti Surat Gubernur Aceh Nomor: 500.1/2416 Tanggal 6 Maret 2026 perihal Gerakan Menanam Aceh.
“Berdasarkan hal tersebut, kami mengimbau kepada seluruh ASN (PNS, PPPK, PPPK PW, serta THL) agar dapat melakukan penanaman di pekarangan rumah. Bila tidak ada pekarangan atau halaman sempit, dapat ditanam di polybag, aqua, batok kelapa atau pada media lainnya, yang penting tanaman bisa tumbuh dan berkembang,” jelas Azan yang juga Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh.
Plt. Kadistanbun Aceh menyarankan tanaman yang ditanam adalah cabai, bawang merah, tanaman sayuran atau tanaman cepat panen lainnya.
Selain itu, Azan mengimbau kepada seluruh pimpinan unit kerja baik Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala UPTD, dan Kepala SMK Lingkup Distanbun Aceh untuk dapat melakukan hal yang sama pada halaman yang mungkin untuk ditanami serta memperindah, bersih dan rapi pada wilayah areal yang menjadi tanggung jawabnya.
“Semua proses penanaman sampai panen agar dapat dilaporkan secara berkala dan berjenjang dari masing-masing orang kepada pimpinan unit kerja untuk dikompilasi,” tuturnya.
Selanjutnya, pimpinan unit kerja mengirimkan secara berkala kepada Bidang Hortikultura. Dalam perjalanannya nanti, foto dan video yang disertai dengan informasi ringkas akan ditampilkan pada media sosial Distanbun Aceh.
Azan menunjuk Bidang Hortikultura menjadi koordinator kegiatan ini. Untuk tahap awal, respons staf Distanbun Gerak cepat, sudah ada beberapa laporan yang mereka melakukan penanaman dengan tanaman yang cepat panen.
“Suatu saat saya mungkinkan meninjau langsung ke rumah staf saya untuk melihat sambil silaturrahmi memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kinerja salah satunya memperkuat ikatan emosional bersama staf dinas,” tutup Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP. []









