Hadirkan Pakar dari Tiga Negara, DAICON VI UIN Ar-Raniry Bahas Kesehatan Mental dan Spiritualitas
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Dakwah International Conference (DAICON) VI dengan mengangkat tema kesehatan mental, spiritualitas, dan ketahanan masyarakat. Forum internasional ini menjadi ruang diskusi akademik untuk memperkuat peran dakwah dalam menjawab persoalan kesehatan mental di tengah masyarakat.
Konferensi yang berlangsung di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, Banda Aceh, Kamis, 22 Oktober 2026, diikuti lebih dari 250 dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan pakar dari Indonesia, Malaysia, dan Kirgistan.
Pembukaan konferensi dilakukan oleh Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry, Prof. Muhammad Yasir Yusuf, yang hadir mewakili rektor.
Dalam sambutannya, Yasir menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai bagian dari keteladanan seorang Muslim, termasuk dalam menjalankan aktivitas akademik dan dakwah.
Ia menyinggung pengalamannya yang mendapat teguran dari panitia karena terlambat menghadiri kegiatan selama 11 menit.
“Pak Iskandar Ph.D. langsung bilang, Pak, Bapak terlambat 11 menit. Itu berat bagi saya, karena terlambat bukan cermin seorang Muslim,” ujar Yasir.
Menurut dia, kedisiplinan bukan sekadar persoalan ketepatan waktu, melainkan juga bagian dari integritas dan keteladanan yang harus tercermin dalam kehidupan seorang pendakwah.
Yasir juga menilai tema DAICON VI relevan dengan tantangan masyarakat saat ini. Menurutnya, dakwah tidak semestinya terbatas pada penyampaian pesan keagamaan dari mimbar, tetapi perlu menghadirkan solusi atas persoalan nyata, termasuk tekanan psikologis dan masalah kesehatan mental.
“Dakwah hadir untuk membahagiakan dan memberi jalan keluar. Siapa saja yang mampu memberi pencerahan dan menjadi teladan, dia adalah dai,” katanya, seraya mengutip QS Ali Imran ayat 104.
Ia berharap sivitas akademika FDK tidak hanya menguasai teori dakwah, tetapi juga mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan kedamaian spiritual. Dengan demikian, kehadiran mereka dapat memberikan ketenangan dan penguatan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hidup.
Perkuat Kolaborasi Riset Internasional
Dekan FDK UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Jasafat, mengatakan DAICON VI dirancang sebagai forum akademik untuk memperdalam pembahasan mengenai ketahanan mental masyarakat melalui perspektif dakwah dan komunikasi Islam.
Menurut Jasafat, konferensi ini memiliki tiga tujuan utama, yakni mengkaji persoalan kesehatan mental dan ketahanan masyarakat, memperkuat kolaborasi riset internasional antara akademisi dari Indonesia, Malaysia, dan Kirgistan, serta merumuskan rekomendasi praktis bagi akademisi dan praktisi dakwah.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring akademik, dan mengembangkan pendekatan dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Manfaatkan forum ini sebaik-baiknya,” pesan Jasafat.
Melalui DAICON VI, FDK UIN Ar-Raniry berharap pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi Islam dapat semakin terhubung dengan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam membangun ketahanan mental, memperkuat spiritualitas, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Konferensi ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong dakwah yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian pesan keagamaan, tetapi turut menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. []













