DAERAH  

Tak Ada Jaringan Selular, Masyarakat Ise-Ise Merasa Dianaktirikan

Warga Ise-Ise, Kacamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues mengungkapkan kekecewaan kepada tim PWI Aceh, Minggu, 23 Februari 2025 karena wilayah mereka belum tersentuh layanan telepon selular menyebabkan mereka tertinggal dibanding daerah lain. (Foto Abdul Hadi/PWI Aceh)

PORTALNUSA.com | GAYO LUES – Masyarakat Desa Persiapan Ise-Ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues dan Ise-Ise, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah merasa dianaktirikan oleh pemerintah karena hingga kini kawasan di lintasan Aceh Tengah-Gayo Lues-Aceh Tenggara tersebut belum tersentuh jaringan telepon selular (ponsel).

Sejumlah anak muda Desa Ise-Ise, Kecamatan Pantan Cuaca kepada tim PWI Aceh yang singgah beristirahat dalam perjalanan kembali dari Aceh Tenggara ke Banda Aceh, Minggu sore, 23 Februari 2025 mengungkapkan kekecewaan karena hingga kini belum bisa berkomunikasi dengan ponsel seperti orang-orang di wilayah lain.

“Kami sempat gembira ketika ada tim survei datang melihat lokasi pembangunan tower sambil ukur-ukur. Namun setelah berulang kali datang, hanya ukur-ukur saja, tak ada tindak lanjut,” ungkap Winolingga (36) didampingi dua rekannya, Khairul dan Bahtera Panedi.

“Kami pernah bertanya ke pihak perusahaan selular kenapa tak kunjung dibangun tower BTS di wilayah kami, mereka beralasan karena penduduknya sedikit. Ini berarti perusahaan (negara) hanya berorientasi bisnis,” ujar Winolingga.

Desa Persiapan Ise-Ise memiliki penduduk sekitar 40-an KK sedangkan tetangga mereka, Ise-Ise, Kecamatan Linge mencapai 80-an KK.

Bagi pengguna jalan yang melintas di Jalan Nasional Takengon-Blangkejeren-Kutacane, sering menjadikan Ise-Ise sebagai rest area karena di pinggiran jalan Ise-Ise ada toilet umum gratis, warung dan bengkel.

Menurut warga setempat, jika tersedia jaringan selular bukan hanya akan melayani kebutuhan komunikasi masyarakat tetapi juga sangat bermanfaat jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat seperti longsor.

“Jalan dari Aceh Tengah ke Gayo Lues dan Aceh Tenggara hampir seluruhnya melintasi perbukitan sangat rawan longsor dan banjir. Seharusnya kawasan ini tetap terlayani jaringan selular yang mendukung,” demikian aspirasi yang disuarakan warga Ise-Ise.[]