NasDem Pidie Serukan Stop Pengrusakan Alam
PORTALNUSA.com I PIDIE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Pidie berkomitmen menolak secara tegas izin dan praktik penambangan liar atau ilegal mining, deforestasi (perambahan hutan/alih fungsi lahan) serta galian C ilegal.
Penegasan itu disampaikan Ketua DPD NasDem Pidie, Fadhlullah TM Daud ST didampingi Ketua Bapilu DPW NasDem Aceh, Ramadhana serta anggota DPR Aceh Dapil I, Hery Julius di Kantor NasDem Pidie, Rabu petang, 21 Januari 2026.
“DPD NasDem Pidie dan bahkan DPW Aceh sepakat menolak dengan tegas serta mendesak pemerintah pusat untuk menghentikan izin deforestasi, illegal mining serta galian C liar,” sebut Fadlullah.
Menurut mantan Wabup Pidie tersebut, bencana banjir bandang yang melanda Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Langsa hingga Aceh Tamiang telah memberikan dampak seluruh sendi kehidupan terpuruk.
Karenanya, NasDem saat ini fokus pada pembangunan pascabencana dan mempercepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) serta percepatan pemulihan perekonomian masyarakat.
NasDem juga mendesak Pemerintah Aceh dan Pusat khususnya untuk wilayah Pidie untuk melakukan rehab rekon dengan fokus memprioritaskan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tiro, DAS Krueng Baro, DAS Krueng Padang Tiji, dan DAS Krueng Balee-Blang Pandak Tangse.
“Ini sebagai langkah penting dalam menjaga debit air sehingga terwujudnya stabilitas dan juga mengharamkan galian C di sepanjang DAS,” demikian penegasan NasDem Pidie.[]




