Didukung Anggota DPRA, Kadin Aceh Minta Pusat Evaluasi Pembangunan Huntap Korban Bencana
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh meminta Pemerintah Pusat meninjau kembali kebijakan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Aceh yang menggunakan material pabrikasi dari luar daerah.
Ketua Kadin Aceh, M. Ikbal Piyeung didampingi Anggota Komisi IV DPRA, Khalid, SPd.I menilai penggunaan material pabrikasi tersebut tidak memberikan dampak ekonomi bagi Aceh, karena seluruh anggaran pembangunan kembali ke pusat.
Selain itu, proses pembangunan tidak melibatkan kontraktor maupun pengusaha lokal Aceh.
“Material yang digunakan berasal dari luar Aceh dan kontraktornya juga dari pusat. Ini sama sekali tidak memberi efek ekonomi bagi daerah,” ujar Ikbal kepada Portalnusa.com di Banda Aceh, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut Ikbal, Kadin Aceh berharap hunian tetap bagi korban bencana dibangun dengan memanfaatkan material lokal Aceh serta melibatkan tenaga kerja dan pengusaha lokal, sehingga program rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar berdampak pada pemulihan ekonomi daerah.
Ia juga menyayangkan sikap Pemerintah Pusat yang dinilai tidak menjalin komunikasi dengan dunia usaha Aceh sebelum memutuskan skema pembangunan huntap tersebut.
“Tidak pernah ada komunikasi dengan pengusaha lokal Aceh. Padahal kami siap berkontribusi dalam pembangunan rumah bagi korban bencana,” tandas Ikbal dibenarkan Khalid.
Sebagai bentuk komitmen dan contoh nyata, Ikbal menyampaikan bahwa Kadin Aceh pada Jumat, 5 Februari 2026 akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah hunian sementara yang sepenuhnya menggunakan material lokal serta tenaga tukang dari Aceh.
Pembangunan tersebut berlokasi di Kabupaten Pidie Jaya dengan tahap awal sebanyak lima unit rumah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan berbasis material dan tenaga lokal bisa dilakukan dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Aceh,” pungkasnya.
Secara khusus, Anggota Komisi IV DPRA, Khalid, SPd.I menandaskan pihaknya sangat mendukung apa yang disuarakan Kadin Aceh.
“Kita dukung penuh agar dilakukan evaluasi untuk kepentingan Aceh khususnya korban bencana,” tegas Khalid. []




