Momentum Ramadhan, Tgk Akmal Abzal Ajak Jamaah Perbanyak Taubat
PORTALNUSA.com I BANDA ACEH – Momentum bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak taubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan oleh Tgk Akmal Abzal saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Alfitrah, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat, 13 Maret 2026.
Dalam khutbahnya, ia menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi melakukan kesalahan dan dosa. Namun, menurutnya, orang terbaik di antara mereka yang pernah melakukan kesalahan adalah yang segera bertaubat kepada Allah SWT.
“Setiap manusia sangat berpotensi melakukan kekeliruan dan kesalahan yang mengandung dosa. Orang terbaik di antara mereka yang berbuat salah adalah yang segera kembali dan bertaubat kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ramadhan yang kini telah memasuki sepuluh terakhir menjadi momentum yang sangat ideal bagi umat Islam untuk menundukkan hati, memperbaiki diri, serta memohon ampunan atas segala dosa yang pernah dilakukan.
Menurutnya, waktu yang tersisa di bulan Ramadhan hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah dan taubat, baik atas dosa kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
Tgk Akmal juga mengingatkan bahwa kematian merupakan takdir yang pasti dan dapat datang kapan saja tanpa memandang usia maupun status sosial.
“Kematian menembus ruang dan waktu, tidak peduli usia dan status sosial. Karena kematian adalah takdir yang tidak bisa dihindari, maka manfaatkanlah sisa Ramadhan ini untuk terus bertaubat kepada Allah,” katanya.
Ia turut mengutip pepatah dalam bahasa Aceh yang sering disebut dalam hadis maja, “leupah jak riwang, leupah cok pulang,” yang bermakna jika seseorang pernah keluar dari jalan yang benar atau menyimpang dari koridor agama, maka hendaknya segera kembali ke jalan yang diridhai Allah.
Menurutnya, jika ada perilaku yang menyimpang dari ajaran agama atau keluar dari aturan syariat, maka sudah seharusnya umat Islam segera kembali memperbaiki diri dan menjalankan ajaran Islam dengan benar.[]





