MAN 1 Pidie Sembelih 9 Hewan Kurban, Bagikan 540 Paket untuk Guru, Siswa dan Warga

Kepala MAN 1 Pidie, Muhammad Thaifuri, MPd (kanan) menyalurkan paket daging kurban Idul Adha 1447 H kepada salah satu dari 540 penerima di Komplek Mushalla madrasah setempat, Kamis, 28 Mei 2026. (Foto Idris Ismail/Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pidie menyembelih sembilan ekor hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang dipusatkan di kompleks musala madrasah setempat, Kamis, 28 Mei 2026.

Hewan kurban yang terdiri dari delapan ekor sapi dan satu ekor kambing tersebut merupakan hasil gotong royong para dewan guru bersama siswa melalui program tabungan dan infak kurban yang rutin dilakukan setiap tahun.

Seluruh daging kurban kemudian didistribusikan kepada 540 penerima yang terdiri dari guru, siswa kurang mampu, serta masyarakat di sekitar lingkungan madrasah.

Kepala MAN 1 Pidie, Muhammad Thaifuri, M.Pd mengatakan kegiatan penyembelihan hewan kurban menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan penguatan nilai keagamaan di lingkungan sekolah.

“Sembilan ekor hewan kurban tersebut merupakan hasil patungan bersama dewan guru dan siswa. Seluruh daging kurban didistribusikan kepada guru, siswa dan masyarakat sekitar madrasah dalam 540 paket,” ujar Thaifuri kepada Portalnusa.com.

Menurutnya, program kurban di lingkungan madrasah tidak hanya berorientasi pada ibadah semata, tetapi juga menjadi media edukasi untuk menanamkan semangat berbagi, kepedulian sosial dan budaya berinfak sejak dini kepada para siswa.

MAN 1 Pidie, kata Thaifuri, terus mendorong para siswa membiasakan diri menyisihkan sebagian rezeki melalui program “menabung kurban” yang dimulai sejak awal tahun pelajaran.

“Kami ingin membangun mentalitas siswa agar gemar berinfak dan memiliki semangat berkurban. Dengan kebiasaan itu, pelaksanaan ibadah kurban setiap tahun bisa terus terwujud,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari kontribusi madrasah dalam membantu masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan dan sosial.

“Insya Allah, semangat berbagi melalui kurban ini akan terus berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” demikian Thaifuri.[]