Mengenal Lebih Dekat Sosok TR Fahsul Falah, Putra Aceh yang Telah Menyelesaikan P3N Lemhannas

TR Fahsul Falah ketika menjabat sebagai Pj. Bupati Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. (Dok. Kominfo Sulsel)

Laporan Portalnusa.com dari Berbagai Sumber

PUTRA Aceh, Teuku Raja (TR) Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., resmi menyelesaikan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).

Keberhasilan tersebut menjadi capaian penting yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga menunjukkan hadirnya sumber daya kepemimpinan daerah yang siap berkontribusi lebih besar bagi kemajuan Indonesia.

Pendidikan yang diikuti oleh 84 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian dan lembaga, organisasi kemasyarakatan, hingga akademisi tersebut ditutup secara resmi oleh Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily di Gedung Pancagatra Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Juni 2026.

Keikutsertaan Teuku Raja Fahsul Falah dalam program pendidikan strategis tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas kepemimpinan nasional yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

Sebagai putra daerah yang telah aktif dalam berbagai ruang pengabdian, Fahsul Falah dinilai berhasil menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Gubernur Lemhannas RI menegaskan bahwa para alumni P3N dipersiapkan menjadi pemimpin yang memiliki karakter negarawan, berpikir strategis, berwawasan kebangsaan, serta mampu menghadapi berbagai dinamika geopolitik dan geoekonomi global.

Selama lebih tiga bulan, para peserta memperoleh pembekalan intensif mengenai kepemimpinan nasional, ketahanan nasional, wawasan kebangsaan, kewaspadaan nasional, serta berbagai isu strategis yang berkaitan dengan masa depan Indonesia.

Pendidikan tersebut juga menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter kepemimpinan nasional.

Bagi Fahsul Falah, pendidikan di Lemhannas RI menjadi momentum penting untuk memperluas perspektif kebangsaan sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian.

Selain memperdalam pemahaman terhadap berbagai tantangan strategis nasional, program ini juga membuka ruang kolaborasi dan jejaring lintas sektor yang menjadi modal berharga dalam membangun sinergi pembangunan di masa depan.

Keberhasilan Fahsul menyelesaikan P3N Angkatan XXVII mencerminkan pentingnya investasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia dan kepemimpinan.

Di tengah tantangan global yang semakin dinamis, Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan teknokratis dan intelektual, tetapi juga komitmen kuat terhadap persatuan, stabilitas nasional, dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai putra Aceh yang berhasil menuntaskan pendidikan kepemimpinan nasional di Lemhannas RI, Fahsul diharapkan dapat terus menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjadi bagian dari lahirnya generasi pemimpin Indonesia yang mampu menerjemahkan semangat Asta Cita ke dalam kerja nyata untuk kemajuan bangsa.

Kelulusan ini menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kapasitas dan peluang yang sama untuk tampil dalam panggung kepemimpinan nasional.

Dengan bekal wawasan strategis, jejaring kebangsaan, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti P3N XXVII, Fahsul diharapkan mampu terus memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.

Mengenal lebih dekat TR Fahsul Falah

Teuku Raja Fahsul Falah yang akrab disapa TR Fahsul Falah lahir di Kabupaten Aceh Timur pada 1 Januari 1974.

Fahsul dibesarkan dalam keluarga sederhana. Kedua orang tua Fahsul pada awalnya berprofesi sebagai guru.

Sang ayah kemudian mengabdikan diri sebagai prajurit TNI, meniti karier dari pangkat Bintara hingga mencapai Kolonel Infanteri (purnawirawan).

Ibunya memilih mengakhiri profesi keguruan setelah menikah dan sepenuhnya mengabdikan diri sebagai ibu rumah tangga.

“Guru yang hebat adalah Ibu,” ujar Fahsul suatu ketika.

Riwayat pendidikan

Fahsul menyelesaikan pendidikan dasar di SDN 1 Kutacane, Aceh Tenggara pada 1986 dilanjutkan ke SMPN 1 Aceh Selatan pada 1989.

Pendidikan menengah diselesaikan di SMAN 1 Tapaktuan, Aceh Selatan jurusan A1 Fisika, lulus pada 1992.

Pendidikan tinggi ditempuh melalui D3 Ilmu Pemerintahan STPDN (1995), S1 Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah STIA-LAN RI (1999), serta S2 Keuangan Daerah MEP Universitas Gadjah Mada (2021).

Karier sebagai birokrat

Sebagai birokrat, suami dari Cut Resmiati ini memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan daerah hingga kementerian.

Karier birokrasi diawali Fahsul sebagai Kasubbid Formasi BKD Aceh Selatan pada 2001-2003.

Fahsul juga pernah menjadi Camat Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan (2003-2005), Kepala Bidang Informasi Data BKD Aceh Selatan (2005-2008), Kabid Evaluasi dan Litbang Bappeda Aceh Selatan (2008-2009), Kabag Pengolahan Data Elektronik Setdakab Aceh Selatan (2009-2010), Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Kekayaan Daerah Aceh Selatan (2010-2012). Fahsul juga pernah memimpin Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Aceh Selatan (2012-2013).

Di bidang pengembangan aparatur, pengabdian dilanjutkan sebagai Widyaiswara (2015-2016), Kepala Bidang Diklat Teknis Fungsional (2016-2018), Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional, Pelaksana, Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, DPRD, dan Lurah di Kemendagri (2018-2020).

Di level nasional, kariernya semakin menguat melalui penugasan sebagai Kepala PPSDM Kemendagri Regional Makassar (2020-2022), Sekretaris BPSDM Kemendagri (2022-2023), dan saat sebagai Kepala Pusat Strategi Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik BSKDN Kemendagri.

Pj Kepala Daerah

Selain jabatan struktural, TR Fahsul Falah juga pernah menjalankan amanah sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, Peovinsi Sulawesi Selatan dan Pj Wali Kota Dumai, Provinsi Riau.

Fahsul dilantik sebagai Pj Bupati Sinjai oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Bahtiar Baharuddin Selasa, 26 September 2023.

Sekitar setahun sebagai Pj Bupati Sinjai, kemudian Fahsul digeser ke Provinsi Riau sebagai Pjs Wali Kota Dumai. Dia dilantik oleh Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi, Selasa 24 September 2024.

Penghargaan

Sepanjang pengabdian, berbagai penghargaan sudah diraih Fahsul, antara lain Satya Lencana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun dari Presiden Republik Indonesiaserta sejumlah apresiasi institusional lainnya.

Rekam jejak tersebut menempatkan TR Fahsul Falah sebagai figur birokrat berpengalaman dengan spesialisasi pada pengelolaan pemerintahan, pengembangan sumber daya manusia/aparatur, dan strategi kewilayahan.[]