Daniel Abdul Wahab Serap Aspirasi Warga, Fokus Kawal Infrastruktur Meuraxa dan Kutaraja

Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, S.Pd., berdialog dengan warga saat menggelar Reses II Masa Persidangan III Tahun 2026. Selasa, 30 Juni 2026. (Foto: Dok. Istimewa)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, S.Pd, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses II Masa Persidangan III Tahun 2026 yang berlangsung di Daerah Pemilihan (Dapil) V meliputi Kecamatan Meuraxa dan Kutaraja, Selasa, 30 Juni 2026.

Kegiatan dihadiri ratusan warga itu menjadi forum dialog antara masyarakat dan wakil rakyat terkait kebutuhan pembangunan lingkungan serta peningkatan pelayanan publik.

Dalam pertemuan, Daniel menyampaikan bahwa sejumlah usulan masyarakat yang dihimpun pada reses tahun sebelumnya telah direalisasikan, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pelaksanaan sesuai tahapan dan kemampuan anggaran pemerintah.

“Alhamdulillah, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat pada reses sebelumnya sudah ada yang terealisasi. Sebagian lainnya sedang dalam tahap pengerjaan,” ujar Daniel.

Ia menjelaskan, sejumlah program yang telah maupun sedang berjalan meliputi pembangunan drainase, jalan rabat beton, rehabilitasi masjid, pemasangan lampu penerangan jalan, serta berbagai kebutuhan infrastruktur lingkungan lainnya.

Menurut Daniel, program pemasangan lampu jalan juga akan kembali dilaksanakan tahun ini. Pekerjaan tersebut akan difokuskan pada sejumlah titik yang selama ini diusulkan warga karena dinilai masih minim penerangan.

“Insya Allah tahun ini pemasangan lampu jalan kembali dilaksanakan di kawasan yang menjadi prioritas masyarakat. Kami terus mengawal agar kebutuhan warga dapat dipenuhi secara bertahap,” katanya.

Daniel menegaskan, reses merupakan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan berbagai program yang telah diperjuangkan di DPRK Banda Aceh.

Ia juga memastikan akan terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Meuraxa dan Kutaraja, agar pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Kami akan terus memperjuangkan program yang dibutuhkan masyarakat. Amanah yang diberikan warga menjadi tanggung jawab kami untuk terus dikawal,” ujarnya.

Selain mengevaluasi realisasi program yang telah berjalan, sejumlah warga dalam kesempatan itu menyampaikan sejumlah usulan baru yang diharapkan dapat menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan daerah pada tahun anggaran mendatang.[]