Wali Kota Sabang Buka FASI 2026, Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Qur’ani

Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kota Sabang Tahun 2026 di halaman Masjid Agung Babussalam, Jumat, 16 Oktober 2026 malam. (Foto: Humas Pemko Sabang/Kolase: PORTALNUSA.com)

PORTALNUSA.com | SABANG – Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menegaskan pentingnya pembinaan generasi Qurani yang berlandaskan iman, takwa, dan akhlak mulia sebagai fondasi dalam membangun masa depan Kota Sabang.

Pesan tersebut disampaikan Zulkifli saat membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kota Sabang Tahun 2026 di halaman Masjid Agung Babussalam, Jumat, 16 Oktober 2026 malam.

FASI ini akan berlangsung 16–18 Oktober 2026 dan menjadi wadah bagi anak-anak mengembangkan potensi keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Festival tersebut mempertandingkan enam kategori, yakni tahfiz satu juz, tartil Al-Qur’an, tilawah Al-Qur’an, ceramah agama, azan, dan mewarnai.

Dalam sambutannya, Zulkifli mengingatkan bahwa FASI tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan keimanan dan ketakwaan generasi muda.

“Kami yakin adik-adik semuanya bukan hanya memperebutkan juara, tetapi hadir kemari dengan keyakinan untuk meningkatkan keimanan,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, kemajuan suatu daerah tidak cukup ditopang oleh kecerdasan sumber daya manusianya. Pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai agama, dan konsistensi dalam menjalankan ajaran Islam juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus.

“Sabang ini tidak akan maju dengan pintarnya manusia saja. Yakinilah, Sabang ini akan maju dengan istiqamahnya anak-anak kita, dengan peningkatan ketakwaan dan keimanan dari anak-anak kita semua,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, guru mengaji, pimpinan dayah, pimpinan pesantren, serta pengelola tempat pengajian di Kota Sabang yang selama ini berperan dalam mendidik dan membina anak-anak hingga mampu berpartisipasi dalam festival tersebut.

Zulkifli berharap pembinaan keagamaan dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui kegiatan perlombaan, tetapi juga dalam lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Dengan demikian, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita semua, semoga akan lahir anak-anak Sabang yang baik, yang akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan Sabang yang lebih baik ke depan,” tutupnya.

Pembukaan FASI Kota Sabang 2026 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Sabang, jajaran Pemerintah Kota Sabang, unsur terkait, serta masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pembinaan generasi Qurani diharapkan terus menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Sabang. []