Pohon Ditebang, Siswa Melawan: Polemik Kepala SMAN 1 Simpang Ulim Memanas

Laina Fariyani, Kepala Sekolah SMA 1 Simpang Ulim Aceh Timur saat Rapat dengan para Guru, sambil main hp (Foto: Tangkapan layar video Instagram @kabaracehtimur/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | ACEH TIMUR – Polemik penebangan pohon di lingkungan SMAN 1 Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, meluas setelah beredar unggahan media sosial yang memuat tuduhan terhadap kepala sekolah, Laina Fariyani. Sebelumnya, penebangan pohon tersebut memicu aksi protes dan mogok belajar siswa.

Unggahan yang beredar melalui akun Instagram badanperwakilannetizen2 memuat tuduhan mengenai kehidupan pribadi Laina serta dugaan perilaku arogan terhadap guru. Namun, kebenaran tuduhan tersebut belum dapat dipastikan secara independen.

Selain unggahan tersebut, beredar video berdurasi 1 menit 33 detik yang di dapat dari unggahan media sosial instagram @kabaracehtimur, memperlihatkan seorang guru menangis dalam sebuah forum pertemuan yang disebut dihadiri Laina. Dalam video itu, guru tersebut mengungkapkan perasaan tertekan. Meski demikian, konteks lengkap peristiwa, identitas pembicara, serta latar belakang pernyataannya masih memerlukan verifikasi.

PORTALNUSA.com telah berupaya meminta konfirmasi kepada Laina Fariyani mengenai tuduhan yang beredar dan polemik penebangan pohon di sekolah tersebut pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh tanggapan darinya.

Sebelumnya, penebangan sejumlah pohon yang diperkirakan telah berusia 10–15 tahun di lingkungan SMAN 1 Simpang Ulim menuai protes dari para siswa. Aksi tersebut kemudian diikuti mogok belajar sebagai bentuk keberatan terhadap tindakan pihak sekolah.

Alasan penebangan pohon, termasuk pertimbangan keselamatan, kebijakan sekolah, maupun persetujuan pihak terkait, belum terungkap secara jelas berdasarkan informasi yang tersedia.

Polemik ini menyisakan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab, mulai dari dasar keputusan penebangan pohon hingga aspirasi siswa dan dugaan persoalan hubungan antara kepala sekolah dan guru.

Klarifikasi dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Aceh, serta keterangan dari guru dan siswa yang terlibat diperlukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan tersebut.

PORTALNUSA.com akan terus berupaya mengonfirmasi informasi kepada pihak-pihak terkait guna memastikan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. []