Pj Bupati Aceh Besar: Ciptakan Suasana Menyenangkan, Ayo Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto bersama guru dan peserta didik. (Foto MC Aceh Besar)

PORTALNUSA.com | KOTA JANTHO –  Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, S.STP MM telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Masa Perkenalan Bagi Peserta Didik Baru pada jenjang pendidikan SD/MI di Kabupaten Aceh Besar.

Salah satu poin utama SE itu adalah berupa imbauan agar orang atau wali murid mengantar langsung anak ke sekolah, khususnya SD/MI, sebagai upaya mewujudkan transisi yang menyenangkan  dari PAUD ke SD/MI sesuai dengan Permendikbud RI.



Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi, S.Pd, M.Pd kepada wartawan, Kamis, 6 Juli 2023 menjelaskan, SE Nomor 420/2985/2023 tersebut   ditandatangani oleh Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto pada 26 Juni 2023.

SE itu ditembuskan kepada Direktur PAUD Kemendikbudristek Republik Indonesia, Ketua DPRK Aceh Besar, Kepala BPMP Aceh, Kepala BGP Aceh dan instansi terkait lainnya.

Dijelaskannya, sehubungan dengan Gerakan Transisi PAUD ke SD/MI yang menyenangkan dan berdasarkan Peraturan Mendikbud Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK serta SE Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0759/C/HK.04.01/2023 tentang Penguatan Transisi PAUD ke Sekolah Dasar Kelas Awal, maka SE ini sangat perlu dikeluarkan.

Dalam SE itu, jelas Agus Jumaidi, diterangkan bahwa penerapan masa perkenalan bagi  peserta didik baru pada SD/MI di Kabupaten Aceh Besar  agar mengikuti ketentuan bahwa satuan pendidikan MI/SD menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama.

Di samping itu, orangtua/wali murid mengantarkan dan mendampingi  peserta didik baru pada hari pertama masuk sekolah SD/MI.

SE itu juga mengharapkan orangtua/wali murin membangun komunikasi dengan guru agar dapat menyelaraskan upaya dalam memberikan stimulasi kemampuan  fondasi anak di rumah dan di sekolah.

Satuan pendidikan SD/MI agar dapat membagikan booklet kepada  satuan pendidikan, sehingga guru, tenaga kependidikan, serta utamanya orangtua dapat memahami perubahan pendekatan pembelajaran terhadap anak.[]