.
.
.

Sempat Ricuh, Romi Syah Putra Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua KONI Abdya

Sejumlah Pengurus Cabor mencoba masuk ruangan sidang Musorkab IV KONI Abdya namun gagal karena dihadang oleh aparat kepolisian dari Polres Abdya yang menjaga secara ketat di pintu utama Aula Arena Motel, Blangpidie, Kamis, 25 Mei 2023. (Foto Muhammad Taufik/Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BLANGPIDIE – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Abdya berlangsung lancar meski dibayangi protes bahkan sempat ricuh ketika musyawarah berlangsung di Arena Motel Blangpidie, Kamis, 25 Mei 2023.

Melalui Musorkab IV KONI Abdya, Romi Syah Putra terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi induk cabang olahraga tersebut periode 2023-2027. Romi juga Ketua KONI Abdya periode 2018-2022.

Romi Syah Putra, Ketua KONI Abdya yang terpilih secara aklamasi. (Foto Muhammad Taufik/Portalnusa.com)

Musorkab IV KONI Abdya dibuka oleh Ketua I KONI Aceh, T Rayuan Sukma. Seremoni pembukaan berjalan tertib dan lancar.

Menjelang musyawarah, pihak panitia meminta pengurus cabor memasuki ruangan namun sebanyak 13 pengurus cabor tidak dibenarkan masuk.

Berita terkait: Terindikasi ‘Main Curang’, 13 Pengurus Cabor Nyatakan Boikot Musorkab IV KONI Abdya

Pantauan Portalnusa.com di lokasi kegiatan, belasan pengurus cabor yang tidak dibenarkan masuk ruangan mencoba menerobos pintu utama Aula Arena Motel yang dijaga ketat oleh polisi sehingga upaya menerobos tidak berhasil.

Berita terkait: Kisruh di Tubuh KONI Abdya Makin Panas, “Kubu 13” Rancang Musorkab Tandingan

Pihak panitia juga melarang awak media masuk untuk memantau secara langsung prosesi musyawarah dan persidangan dengan alasan akan dilakukan konferensi pers setelah acara berlangsung.

Secara terpisah, awak media berusaha meminta konfirmasi dari Wakil Ketua I KONI Aceh, T Rayuan Sukma terkait adanya pengurus cabor yang dilarang mengikuti prosesi musorkab. Sayangnya, T. Rayuan Sukma enggan berkomentar. Dia mengatakan akan memfasilitasi pengurus 13 cabor dengan panitia namun itu pun tidak mencapai titik temu.

Saiful Azmi selaku Ketua Cabor Muaythai mengaku kecewa terhadap panitia. Pasalnya, bukan sekadar digugurkan kandidat Ketua KONI Abdya atas nama Venny Kurnia tetapi juga tidak diberikan kesempatan untuk masuk ke ruang sidang guna mengikuti pelaksanaan musorkab secara demokratis.

“Selama Abdya berdiri, ini paling parah KONI Abdya berdemokrasi untuk mempertahankan jabatan dengan menghilangkan hak suara cabor. Kejadian ini justru dilakukan di depan perwakilan KONI Aceh yang diam seribu bahasa menyikapi kecurangan,” tandas Saiful.

Saiful juga mengungkapkan, Panitia Musorkab menghadang pengurus cabor yang berhak memberikan suara tapi memperbolehkan pengurus cabor yang terindikasi tidak terdaftar atau tidak sah.

“Ketua Cabor tidak boleh masuk, tapi sekretaris cabor dibenarkan masuk untuk mengikuti prosesi musyawarah. Ini benar-benar pengangkangan aturan organisasi,” kata Saiful meluapkan kekesalan.

Sementara itu Ketua KONI Abdya terpilih, Romi Syah Putra dalam keterangan singkatnya kepada wartawan berjanji akan merangkul dan membawa olahraga Abdya ke arah yang lebih baik di masa yang akan datang.

”Insya Allah, saya akan merangkul semua pihak dalam kepengurusan KONI Abdya ke depan agar prestasi olahraga Abdya ke depan lebih baik lagi,” demikian Romi Syah Putra.[]