Baznas RI dan Yazzakka Aceh Edukasi 110 Anak Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Pengurus BMA dan Yayasan Bina Iman dan Akhlak (Yazzakka) Aceh foto bersama dengan 110 peserta edukasi Pesantren Cahaya Ramadhan di Masjid Agung Tgk Chiek Pante Geulima, Pidie Jaya, Selasa, 3 Maret 2026. (Dok Humas Yazzakka Aceh)

PORTALNUSA.com I PIDIE JAYA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Yayasan Bina Iman Akhlak Yazzakka Aceh menggelar edukasi bagi 110 anak korban terdampak banjir bandang di Masjid Agung Tgk Chiek Pante Geulima, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, dalam program Pesantren Cahaya Ramadhan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 Maret 2026, tersebut diisi dengan tiga sesi kajian. Sesi pertama menghadirkan Ustadz Muhammad Ikhsan, sesi kedua bersama Ustadz Fauzul Akhyar, Lc., MA, dan sesi terakhir dipandu Ustadz Dr. Tgk. Amri Fatmi, Lc., MA.

Pimpinan Yayasan Bina Iman Akhlak Yazzakka Aceh, Tgk. Dr. Amri Fatmi Anzis, Lc., MA, didampingi Ketua Panitia Tgk. Mundzir, mengatakan program ini diikuti 110 siswa tingkat SMP dan SMA sederajat dari kalangan anak terdampak banjir bandang.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Baznas RI bekerja sama dengan Yayasan Bina Iman dan Akhlak Yazzakka Aceh sejak 2 sampai 3 Maret yang dipusatkan di Masjid Agung Tgk Chiek Pante Geulima, Pijay,” ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Baitul Mal Aceh (BMA), Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, SH, yang secara resmi membuka acara. Hadir pula staf BMA Tgk. H. Mudawali, MAg, Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya Tgk. Zulkifli, serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Tgk Chiek Pante Geulima.

Amri Fatmi menjelaskan, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada para peserta tentang cara menyikapi bencana alam dengan mengedepankan mentalitas sabar dan cerdas, tanpa kepanikan maupun sikap gegabah.

“Termasuk tidak tamak dalam menerima infak atau bantuan dari berbagai pihak,” katanya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan difokuskan pada penguatan aspek spiritual dan pemulihan mental peserta melalui pendekatan kajian yang hangat dan menarik. Selain itu, peserta juga mengikuti tadarus Surah Al-Mulk, buka puasa bersama, serta shalat berjamaah.

“Para peserta juga diberikan kajian muhasabah diri atau penugasan ruhiyah serta penyusunan komitmen perubahan sebagai bagian dari proses pemulihan mental dan spiritual,” demikian Amri Fatmi.[]

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved