Solidaritas tanpa Batas; Prodi BKI Ambon Bantu Mahasiswa Korban Banjir dan Longsor di Aceh
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Sebanyak 56 mahasiswa korban banjir dan longsor di Aceh menerima bantuan dana sebesar Rp9.250.000 dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Abdul Muthalib Sangadji.
Bantuan diserahkan oleh Jarnawi, S.Ag., M.Pd., CPM, selaku Ketua Presidium Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Ahli BKI yang hadir mewakili Prodi BKI Ambon di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa, 3 Maret 2026.
Bantuan diterima oleh Dr. Ismiati, M.Si., Ketua Prodi BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry disaksikan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prof. Dr. Kusmawati Hatta, M.Pd., Wakil Dekan III Dr. Sabirin, dan Sekretaris Prodi BKI Rofiqa Duri, M.Pd.
Bantuan dibagi ke dalam dua kategori, yakni mahasiswa terdampak berat menerima Rp350.000 per orang, sementara mahasiswa terdampak ringan menerima Rp190.000 per orang. Total penerima bantuan berjumlah 56 mahasiswa.
Dalam sambutannya, Jarnawi menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat meringankan beban mahasiswa, terlebih di bulan suci Ramadhan.
“Teman-teman dari BKI Ambon berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan hidup sehari-hari dan memberikan semangat bagi para mahasiswa untuk tetap melanjutkan perkuliahan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Kusmawati Hatta, menegaskan bahwa mahasiswa tidak sendiri dalam menghadapi musibah.
Ia menyampaikan bahwa kepedulian dari berbagai pihak, termasuk dari BKI Ambon, menjadi bukti kuatnya persaudaraan antarsesama mahasiswa dan institusi.
“Kalian memiliki banyak saudara, baik di Aceh maupun dari luar Aceh. Semoga bantuan ini memperkuat resiliensi dan menumbuhkan empati di antara kita,” ujarnya.
Pada sesi penutup, salah satu mahasiswa penerima bantuan, Nazela, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia berharap tali persaudaraan antara mahasiswa Aceh dan Ambon dapat terus terjalin dengan baik.
Aksi solidaritas ini menjadi wujud nyata kepedulian antarkampus dalam menghadapi musibah, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. []





