Gubernur Aceh Didesak Wujudkan Penguatan Empat Sektor Ekonomi Rakyat

Tgk. Subki Muhammad Bintang

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Tgk. Subki Muhammad Bintang mendesak Gubernur Aceh segera merealisasikan seluruh program pembangunan yang tercantum dalam visi “Aceh Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan”.

Menurutnya, keberhasilan visi ini sangat bergantung pada penanganan serius terhadap Pertanian-Perkebunan, Kelautan-Perikanan, Peternakan, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian rakyat.

Dalam pernyataan pers-nya, Subki menegaskan bahwa keempat sektor tersebut menopang penghidupan lebih dari 70 persen penduduk Aceh.

Namun hingga saat ini, alokasi anggaran dan kebijakan pendukung yang dijanjikan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah belum dirasakan dampak nyatanya oleh kelompok pelaku usaha.

Berikut permintaan khusus untuk setiap sektor:

1. Pertanian dan Perkebunan

Segera salurkan bantuan pupuk bersubsidi, benih unggul, serta perbaiki jaringan irigasi. Selain itu, dibutuhkan kebijakan untuk menjamin harga beli hasil panen agar petani tidak dirugikan oleh pedagang perantara.

2. Kelautan dan Perikanan

Percepat pembangunan fasilitas pelabuhan pendaratan ikan, berikan bantuan alat tangkap ramah lingkungan, serta dorong pengolahan hasil tangkapan agar nilai jual ikan meningkat dan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah.

3. Peternakan

Sediakan vaksin hewan murah, tingkatkan ketersediaan pakan ternak, dan bentuk tim penanganan wabah penyakit hewan. Langkah ini penting untuk memulihkan populasi ternak sapi dan kambing yang terus menurun.

4. UMKM

Berikan akses permodalan berbunga rendah, perluas jaringan pemasaran hasil kerajinan dan makanan olahan, serta tingkatkan pelatihan keterampilan agar produk lokal mampu bersaing di pasar daerah maupun nasional.

Menurut Tgk. Subki, visi ‘Aceh Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan’ tidak akan terwujud hanya dengan tulisan di kertas.

“Gubernur harus bertindak nyata dengan memfokuskan anggaran dan kebijakan pada keempat sektor ini. Jika rakyat makmur dari sektor yang ditekuni sehari-hari, maka Aceh akan benar-benar maju dan bermartabat,” tegas Subki.

Ia juga mengingatkan agar Pemerintah Provinsi Aceh melibatkan peran aktif organisasi kemasyarakatan seperti PBA dalam perencanaan dan pengawasan pelaksanaan program, agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.[]