Meugang Pertama di Pidie, Harga Daging 180 Ribu Rupiah per Kilogram

Warga membeli daging pada hari pertama meugang Idul Adha 1447 H di Pidie dengan harga Rp 180.000/Kg, Senin, 25 Mei 2026. (Foto Idris Ismail/Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Harga daging pada tradisi meugang Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Pidie berada di kisaran Rp180 ribu per kilogram. Namun, para pedagang daging memilih mengurangi jumlah hewan sembelihan dibanding hari meugang biasanya.

Salah seorang pedagang daging di Pasar Keude Tijue, Kecamatan Pidie, Armia, mengatakan pedagang membatasi jumlah sapi dan kerbau yang dipotong karena memperhitungkan menurunnya daya beli masyarakat saat Idul Adha.

“Biasanya pedagang menyembelih delapan hingga sepuluh ekor sapi atau kerbau. Tapi untuk meugang Idul Adha kali ini rata-rata hanya empat sampai lima ekor,” ungkap Armia kepada PORTALNUSA.com, Senin, 25 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi tradisi pembagian daging kurban di gampong-gampong saat Hari Raya Idul Adha. Banyak warga akan memperoleh daging kurban sehingga permintaan pasar terhadap daging meugang menurun.

Karena itu, para pedagang memilih mengurangi jumlah sembelihan guna menghindari kerugian.

Armia menyebutkan, hingga siang hari pertama meugang, harga daging masih bertahan di kisaran Rp180 ribu per kilogram. Namun pada hari kedua meugang, harga diperkirakan bisa turun di harga Rp160 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram.

Meski demikian, tradisi meugang tetap menjadi bagian penting budaya masyarakat Aceh menjelang hari besar keagamaan.

“Meugang sudah menjadi tradisi turun-temurun dan memiliki nilai kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.[]