Darmansyah Putra Maju Calon Ketua PSSI Aceh, Bawa Misi Satukan Sepak Bola Aceh

Darmansyah Putra, S.T, Tokoh muda sepak bola Banda Aceh. (Foto: Ist./Kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Tokoh muda sepak bola Banda Aceh, Darmansyah Putra, S.T., menyatakan kesiapan maju sebagai bakal calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh.

Darmansyah yang akrab disapa Darman bukanlah sosok baru dalam persepakbolaan Aceh. Kiprahnya telah teruji melalui pembinaan pemain usia dini, organisasi sepak bola hingga manajemen sejumlah klub yang berkompetisi di tingkat daerah dan nasional.

Saat ini ia dikenal sebagai Presiden Lambhuk Football Academy dan pernah menjabat Sekretaris Umum PSSI Kota Banda Aceh. Dalam perjalanan kariernya, Darman juga pernah dipercaya menangani PS PLN pada Liga 3 Zona Aceh dan membantu tim mencapai babak 16 besar pada tahun 2021.

Sementara itu, di level pembinaan usia muda, Darman turut mengantarkan Kuala Nanggroe menjadi runner-up Piala Soeratin U-17 Zona Aceh pada 2023. Di Lambhuk Football Academy ia juga berhasil membawa klub menembus babak 16 besar Piala Presiden U-12 tingkat nasional.

Salah satu yang menjadi catatan penting dalam kiprahnya adalah saat dipercaya sebagai Sekretaris Klub Pra-PORA Banda Aceh. Bersama tim dan seluruh elemen terkait, ia ikut mengantarkan sepak bola Banda Aceh kembali lolos ke PORA setelah sekitar 12 tahun gagal menembus ajang tersebut.

Berbekal pengalaman tersebut, Darman kini ingin membawa kiprahnya ke tingkat provinsi. Pencalonannya, kata dia, bukan semata-mata mengejar jabatan, namun menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan, kompetisi dan persatuan insan sepak bola di Aceh.

Menurut Darman, Aceh memiliki banyak pemain muda berbakat yang membutuhkan sistem pembinaan berkelanjutan, kompetisi yang sehat serta kesempatan untuk berkembang. Karena itu, pembinaan usia dini menjadi salah satu perhatian yang ingin diperkuat apabila mendapat amanah memimpin Asprov PSSI Aceh.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen sepak bola. Klub, pemain, pelatih, wasit, akademi, pengurus PSSI kabupaten/kota hingga para tokoh sepak bola dinilai harus memiliki ruang yang sama untuk berkontribusi.

“Sepak bola Aceh adalah milik kita bersama. Mari kita satukan langkah, satukan hati dan satukan kekuatan untuk membangun sepak bola Aceh yang lebih maju, profesional dan berprestasi,” ungkap Darman.

Sebaliknya Ia menyadari persaingan menuju kursi Ketua Asprov PSSI Aceh bukan perkara mudah. Namun, pengalaman yang pernah dibangun dari level pembinaan hingga kompetisi dinilai menjadi modal untuk membawa gagasan tersebut ke tingkat yang lebih luas.

“Kalau dulu kita berjuang agar Banda Aceh kembali ke PORA, Insyaallah ke depan ini, kita akan berjuang sekuat tenaga dan mengerahkan kemampuan, agar sepak bola Aceh kembali disegani dan mampu berbicara di tingkat nasional,” pungkasnya. []