Wagub Aceh Bertakziah ke Rumah Duka Ayahanda Wamenkomdigi Nezar Patria

Wakil Gubernur Aceh Fadlullah (Dek Fadh) bertakziah ke rumah duka almarhum Sjamsul Kahar, ayahanda Wamenkomdigi Nezar Patria, di Ketapang, Jumat, 25 September 2026. (Foto: Humas Pemerintah Aceh/Kolase: PORTALNUSA.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Fadlullah atau Dek Fadh bertakziah ke rumah duka H. Sjamsul Kahar, ayahanda Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, di kawasan Ketapang, Aceh Besar, Jumat, 25 September 2026

Dek Fadh datang didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Akkar Arafat. Kehadiran tersebut untuk menyampaikan langsung belasungkawa kepada keluarga atas wafatnya tokoh pers Aceh tersebut.

Sjamsul Kahar meninggal dunia pada Kamis (24/9/2026) di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. Ia dikenal sebagai wartawan senior, pendiri Harian Serambi Indonesia, serta pernah memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh selama tiga periode.

Wakil Gubernur Aceh Fadlullah (kiri) bertakziah ke rumah duka almarhum Sjamsul Kahar, ayahanda Wamenkomdigi Nezar Patria (kanan), Jumat, 25 September 2026.

Dalam takziahnya, Dek Fadh menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

Dek Fadh mengatakan kepergian Sjamsul Kahar tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan bagi dunia jurnalistik dan masyarakat Aceh yang mengenal kiprahnya.

Kehadiran Wakil Gubernur Aceh tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Sjamsul Kahar dalam dunia pers.

Sjamsul Kahar bersama M. Nourhalidyn tercatat sebagai perintis Harian Serambi Indonesia, yang terbit perdana pada 9 Februari 1989. Sebelumnya, Sjamsul juga berkiprah sebagai wartawan Kompas di Aceh.

Di tengah perjalanan pers Aceh, Sjamsul juga pernah dipercaya memimpin PWI Aceh selama tiga periode. Kiprahnya berlangsung dalam berbagai fase penting Aceh, termasuk masa konflik dan periode pascatsunami 2004.

Dek Fadh berharap Nezar Patria beserta seluruh keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” demikian harapan Dek Fadh dalam kesempatan tersebut. []