Harga Cabai Merah di Pidie Rp85 Ribu per Kilogram, Sempat Tembus Rp95 Ribu
PORTALNUSA.com | SIGLI – Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pidie, Aceh, masih bertahan di kisaran Rp85.000 per kilogram dalam sepekan terakhir. Harga tersebut sebelumnya sempat menembus Rp95.000 per kilogram akibat terbatasnya pasokan.
Sibral (40), pedagang eceran di Pasar Peukan Pidie, Kecamatan Pidie, mengatakan kenaikan harga dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat, terutama memasuki puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Permintaan meningkat, sementara pasokan cabai dari petani lokal maupun luar daerah masih terbatas,” kata Sibral kepada PORTALNUSA.com, Kamis, 8 Oktober 2026.
Menurutnya, dikarenakan tingginya kebutuhan cabai sebagai salah satu bahan utama bumbu masakan, turut mendorong harga di tingkat eceran.
Namun, kondisi tersebut diperkirakan tidak berlangsung lama. Sejumlah sentra produksi cabai merah di Pidie, antara lain Kecamatan Pidie, Batee, Grong-Grong, Simpang Tiga, dan Peukan Baro, mulai memasuki masa panen.
Sibral memperkirakan harga cabai merah dapat turun ke kisaran Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram pada pekan ketiga hingga akhir Oktober 2026, seiring meningkatnya pasokan.
“Kalau panen berlangsung merata dan pasokan dari luar daerah, terutama Medan, Sumatera Utara, serta sejumlah kabupaten/kota di Aceh kembali masuk, harga kemungkinan turun,” ujarnya.
Ia memperkirakan tambahan pasokan tersebut dapat menekan harga hingga Rp15.000–Rp20.000 per kilogram dari harga saat ini.
Dengan masuknya masa panen di sejumlah sentra produksi, harga cabai merah di pasar Pidie kini bergantung pada keseimbangan antara pasokan dan tingginya permintaan masyarakat. []












