Pelantikan 21 DPC Gekrafs, Momentum Perkuat Ekonomi Kreatif Aceh

Pelantikan pengurus Gekrafs se-Aceh di Sabang, Jumat, 9 Oktober 2026 sore. Dalam kegiatan itu, sebanyak 21 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs dilantik oleh Ketua Gekrafs Aceh, Sunnyl Ikbal. (Foto: Dok. Humas Pemko Sabang/Kolase: PORTALNUSA.com

PORTALNUSA.com | SABANG – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam berharap Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif Aceh melalui pengembangan potensi produk lokal, penguatan kolaborasi, dan perluasan akses pasar.

Harapan tersebut disampaikan Zulkifli saat menghadiri pelantikan pengurus Gekrafs se-Aceh di Sabang, Jumat, 9 Oktober 2026 sore. Dalam kegiatan itu, sebanyak 21 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs dilantik oleh Ketua Gekrafs Aceh, Sunnyl Ikbal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekrafs, Kawendra Lukistian, serta jajaran pengurus dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Zulkifli menyambut baik terbentuknya kepengurusan Gekrafs dan berharap organisasi tersebut tidak sekadar hadir secara struktural, tetapi mampu menjalankan program nyata yang membuka peluang usaha serta meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kita berharap Gekrafs bisa menjadi kekuatan bersama untuk pengembangkan potensi. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, ekonomi kreatif di Aceh, termasuk Sabang, dapat terus tumbuh dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kawendra Lukistian berharap Aceh dapat menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi kreatif nasional dengan mengoptimalkan produk lokal dan memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar negeri.

Menurutnya, Aceh memiliki beragam produk kreatif yang berpotensi bersaing di pasar internasional. Untuk itu, pengurus Gekrafs diharapkan memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus memanfaatkan jaringan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs yang telah terbentuk di 18 negara.

“Kita punya jaringan di luar negeri yang bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang pemasaran produk lokal. Saya berharap pengurus Gekrafs di Aceh dapat memaksimalkan peluang ini, sehingga produk-produk kreatif Aceh bisa menjangkau pasar internasional,” kata Kawendra.

Ia juga menyoroti posisi strategis Sabang sebagai pelabuhan yang berpotensi mendukung perdagangan dan memperluas akses pasar. Melalui sinergi pemerintah, organisasi, dan pelaku usaha, produk kreatif Aceh diharapkan mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional. []