Dikejar Genangan Air, Petani Simpang Tiga Pidie Percepat Panen Kacang Tanah

Petani lokal di pedalaman Kecamatan Simpang Tiga, Pidie memanen serta mengupil kacang tanah, Jumat, 30 Oktober 2026. (Foto Idris Ismail/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Warga Kecamatan Simpang Tiga, Pidie dalam dua pekan terakhir memanen kacang tanah pada hamparan lahan 300 Hektare lebih.

Hasil panen kacang kering rata-rata dijual kepada agen penampung dikisaran Rp 22.000/Kg.

Seperti disampaikan salah satu petani lokal di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Tgk Karimuddin (46) kepada Portalnisa.com, Jumat, 30 Oktober 2026 mengatakan, panen kacang tanah dalam dua pekan terakhir terpaksa diburu masa panennya dikarenankan ditengah kondisi genangan air pasca hujan deras.

“Hal ini agar hasil panen tidak menjadi gagal yaitu, supaya bulir kacang tidak menjadi kecambah,”sebutnya.

Disinggung soal harga, Tgk Karimuddin menjelaskan, harga pasaran diberbagai tingkat agen penampung baik di dalam daerah maupun diluar daerah masih sangat normal yaitu, Rp 22.000/Kg untuk jenis kwalitas yang telah kering atau telah dijemur untuk beberapa hari.

Umumnya, hasil panen kacang tanah dari petani lokal di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie ditampung oleh para tengkulak atau agen lokal. Selanjutnya di pasok ke Banda Aceh maupun ke Aceh Utara.

“Sementara bagi para petani yang menghendaki hasil panen dengan mengupas biji kacang, rata-rata dijual dengan harga kisaran Rp 41.000/Kg,”ujarnya.

Ditambahkan Karimuddin, usaha penanaman kacang tanah merupakan tradisi tahunan bagi ratusan petani dipedalaman Kecamatan Simpang Tiga. “Umumnya dilakukan saat Musim Tanam (MT) padi gadu,”ungkapnya. []