Jambore RAPI Aceh di Aceh Jaya belum Bisa Dipastikan

Muslem D, Wakil Bupati Aceh Jaya. (Dok Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | ACEH JAYA — Wacana pelaksanaan Jambore IV Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh di Aceh Jaya pada 2026 masih belum bisa dipastikan atau tepatnya masih berupa wacana awal.

“Hingga saat ini belum ada keputusan terkait dukungan dan kesiapan daerah untuk kegiatan tersebut,” kata Wakil Bupati Aceh Jaya, Muslem D, SE menjawab Portalnusa.com di Calang, Selasa, 12 Mei 2026.

Permintaan konfirmasi ulang terkait kesiapan Pemkab Aceh Jaya menjadi tuan rumah Jambore IV RAPI Aceh sehubungan adanya pernyataan Wabup Aceh Jaya, Muslem D ketika membuka Muswil V di Calang, Minggu 10 Mei 2026 yang mengesankan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan berskala provinsi tersebut.

Baca: Terpilih Aklamasi, Juanda Pimpin RAPI Aceh Jaya

‎”Ya, kita tetap mendukung setiap kegiatan yang memberikan dampak positif bagi daerah, namun perlu dilakukan langkah perencanaan partisipatif agar seluruh aspek kegiatan terpetakan dengan jelas,” kata Muslem.

‎Dikatakannya, untuk memperoleh persiapan yang benar-benar matang, perlu kita lakukan Participatory Rural Appraisal (PRA) agar seluruh rencana dapat tercover dengan baik.

PRA diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis, dukungan sumber daya, serta dampak kegiatan bagi masyarakat.

Ia menekankan agar agenda yang dirancang tidak bersifat seremonial, tetapi memiliki relevansi dengan kondisi daerah, khususnya pada isu lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.

Selain PRA, Pemkab Aceh Jaya juga meminta agar dilakukan audiensi lintas pihak sebelum wacana ini ditindaklanjuti.

Audiensi tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, pengurus RAPI, pemerhati lingkungan, dan relawan kebencanaan.

“Perlu ada audiensi terlebih dahulu untuk mencapai hasil dan solusi,” tambahnya.

Fokus yang diusulkan dalam jambore ini kolaborasi antar pemerhati lingkungan dan penguatan peran RAPI dalam penanggulangan bencana.

Namun demikian, seluruh rencana masih menunggu hasil pembahasan lanjutan dan tanggapan resmi dari pemerintah daerah.

”Dengan demikian, pelaksanaan Jambore IV RAPI Aceh di Aceh Jaya belum dapat dipastikan hingga proses perencanaan partisipatif dan audiensi lintas pihak benar-benar dilaksanakan,” demikian Wabup Aceh Jaya.[]