Harganas ke-33: Pidie Jaya Gelar USG dan Pemasangan Kontrasepsi Gratis, Dorong Peran Ayah

Menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 (Foto: Dokumentasi Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pidie Jaya/kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE JAYA -Menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 sekaligus HUT Kabupaten ke-19, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) menggelar pelayanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan setempat mulai 8 Juni hingga 8 Juli 2026.

Pelayanan gratis meliputi pemeriksaan ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil guna deteksi dini gangguan kehamilan, serta pemasangan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) modern seperti IUD dan implan untuk optimalisasi perencanaan keluarga.

Kepala Dinkes KB Pidie Jaya, Eddy Azwar, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, menekan angka stunting, serta mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

“Pelayanan gratis ini di dedikasikan untuk seluruh masyarakat Pidie Jaya. Melalui momen ini, pemerintah ingin memastikan akses pelayanan kesehatan berkualitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala biaya,” ujar Eddy dalam keterangannya, Minggu, 28 Juni 2026.

Sebagai puncak acara, Pemkab Pidie Jaya akan melaksanakan upacara peringatan Harganas ke-33 di Halaman Kantor Bupati Pidie Jaya pada Senin, 29 Juni 2026, yang diikuti oleh seluruh ASN, Kepala SKPK, dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Pidie Jaya.

Momentum Harganas tahun ini juga sejalan dengan program quick win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Salah satunya adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) melalui aksi Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) pada hari pertama sekolah. Melalui tema “Ayah Wajib Hadir”, gerakan ini menekankan pentingnya optimalisasi 8 fungsi keluarga dan keterlibatan aktif figur ayah dalam pengasuhan anak.

Melalui sinergi ini, Pemkab Pidie Jaya berharap peringatan tahun 2026 tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan pijakan kuat untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. []