Bawang Merah Paling Diburu di Pasar Tani Aceh Road Show, Jadi Andalan Kendalikan Harga Pangan di Takengon
PORTALNUSA.com | TAKENGON – Bawang merah menjadi komoditas yang paling diminati masyarakat pada Pasar Tani Aceh Road Show 2026 yang digelar di Lapangan Sanggamara, Takengon Timur, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu, 8 Juli 2026.
Dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasar tradisional, komoditas ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperkuat peran pasar tani dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi daerah.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti 34 peserta yang terdiri atas Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Perum Bulog, pelaku UMKM, serta petani sayur dan buah dari berbagai wilayah di Aceh Tengah. Beragam produk hortikultura dan pangan lokal dipasarkan langsung kepada masyarakat tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, mengatakan Pasar Tani Aceh Road Show merupakan bentuk sinergi Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.
“Program tersebut memberikan manfaat nyata. Masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sementara petani dan pelaku UMKM dapat memasarkan produknya secara langsung. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai upaya mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Muchsin.
Ia menambahkan, pasar tani tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, namun juga menjadi sarana memperkuat pemanfaatan hasil pertanian lokal serta meningkatkan daya saing produk daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha.
Selama pelaksanaan kegiatan, sebanyak 207 kilogram bawang merah terjual dengan harga Rp35.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional yang mencapai Rp40.000 per kilogram. Selain itu, 47 kilogram tomat juga ludes terjual dengan harga Rp14.000 per kilogram, sementara harga di pasar berkisar Rp15.000 per kilogram.
Dalam waktu sekitar empat jam, Pasar Tani Aceh Road Show 2026 di Aceh Tengah berhasil membukukan omzet sebesar Rp86,83 juta, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus besarnya potensi pasar tani sebagai sarana pemasaran hasil pertanian lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah Nasrun Liwanza, Kepala Dinas Pangan Aceh Tengah Rizky Mahtuah Munthe, jajaran Forkopimda, Bulog, penyuluh pertanian, kelompok tani, kelompok wanita tani, serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh.
Pemerintah berharap hadirnya Pasar Tani Aceh Road Show menjadi program strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, mengendalikan inflasi, memperluas akses pasar bagi petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Aceh.










