Pemerintah Aceh Timur Mulai Bangun Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah Rp4,7 Miliar
PORTALNUSA.com | LANGSA – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mulai mengerjakan pembangunan ruas jalan Sungai Raya–Gajah Mentah sepanjang sekitar 1,35 kilometer dengan anggaran tahap pertama mencapai Rp4,7 miliar.
Pembangunan jalan tersebut ditujukan untuk memperbaiki akses transportasi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas hasil pertanian dan potensi alam dari kawasan tersebut.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meninjau langsung proses awal pembangunan ruas jalan itu pada Senin, 5 Oktober 2026.
Iskandar mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program yang terus didorong pemerintah daerah, terutama untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
“Pembangunan jalan Sungai Raya–Gajah Mentah ini merupakan jawaban pemerintah atas keluhan masyarakat selama ini. Pembangunannya kita lakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, kita kucurkan anggaran sekitar Rp4,7 miliar,” kata Iskandar saat meninjau lokasi.
Menurutnya, pekerjaan tahap awal meliputi pembangunan badan jalan hingga proses pengerasan sebelum dilakukan pengaspalan. Perusahaan pemenang tender juga telah mulai mengerjakan pemasangan Base A sebagai bagian dari tahapan konstruksi.
Selain badan jalan, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran guna pembangunan talud di sepanjang ruas tersebut. Pekerjaan talud saat ini telah mencapai sekitar 550 meter.
“Talud ini kita bangun untuk memperkuat struktur bahu jalan, sehingga jalan yang nantinya digunakan masyarakat memiliki konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama,” ujarnya.
Iskandar menambahkan, peningkatan akses jalan di kawasan Sungai Raya–Gajah Mentah diharapkan akan mampu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi hasil alam yang cukup besar. Kondisi jalan yang lebih baik tentu akan memudahkan masyarakat membawa hasil pertanian dan hasil alam menuju pusat-pusat ekonomi.
“Wilayah Sungai Raya–Gajah Mentah ini memiliki potensi hasil alam yang cukup besar. Karena itu, dukungan infrastruktur jalan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendongkrak perekonomian di kawasan ini,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pemerintah sudah berupaya membangun jalan. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaganya agar bisa bertahan lama dan terus difungsikan, terutama untuk mendukung masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan hasil alam,” ujar Iskandar.
Bupati kembali menegaskan, luas wilayah Aceh Timur menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok.
“Aceh Timur memiliki wilayah yang sangat luas. Karena itu, pemerataan pembangunan harus terus kita dorong agar infrastruktur dapat dirasakan masyarakat di berbagai pelosok,” demikian Iskandar Usman Al-Farlaky. []












