NEWS

Warning Jelang Konferprov PWI Aceh: Jangan Ada Upaya Saling Menjatuhkan, Mencari-cari Kesalahan, dan Menyebar Fitnah

Menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh, seluruh insan pers diharapkan menjaga solidaritas, profesionalisme, dan integritas. (Foto: Kolase: PORTALNUSA.com)

Dikutip Portalnusa.com dari Postingan di WAG Anggota PWI Aceh

GELARAN Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh menjadi ajang krusial untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi wartawan tertua di Indonesia ini.

Di tengah dinamika pemilihan yang kian hangat, seluruh pilar PWI Aceh diimbau untuk tetap merawat semangat persatuan dan tidak terjebak dalam pembentukan kubu atau kelompok yang berpotensi memecah belah soliditas antaranggota.

Konferprov sejatinya merupakan forum perhelatan demokrasi internal untuk melahirkan sosok pemimpin yang mampu mengayomi, merangkul, serta membawa PWI Aceh—baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota—menjadi semakin kompak dan solid di bawah naungan “Rumah Besar PWI”.

Suasana kompetisi hendaknya disikapi secara dewasa dan bijak. Upaya saling menjatuhkan, mencari-cari kesalahan pihak lain, hingga penyebaran isu fitnah harus dihindari demi menjaga marwah dan martabat profesi kewartawanan.

Para kandidat yang bertarung juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh manuver pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan momentum ini demi kepentingan sempit.

Momentum Konferprov XIII PWI Aceh ini diharapkan menjadi tolok ukur kedewasaan berorganisasi seluruh jajaran PWI Aceh. Dengan pemikiran yang jernih, mengedepankan etika, serta memegang teguh komitmen bersama, PWI Aceh dapat terus melangkah maju sebagai organisasi profesi yang kuat, bermartabat, dan disegani.

Sebab pada akhirnya, apa pun hasil dari Konferprov, seluruh anggota PWI Aceh berada di dalam satu wadah, satu tujuan, dan satu harapan: mewujudkan PWI Aceh yang lebih solid, profesional, dan berintegritas. []