Mawardi Nur Pimpin ORALEXISMUQ, Satukan 15.000 Alumni Dayah Bustanul Ulum

Mawardi Nur menyampaikan pandangannya dalam Mubes IX PB ORALEXISMUQ di Banda Aceh, Sabtu, 7 November 2026. Ia terpilih memimpin organisasi alumni dan ex-santri Dayah Bustanul Ulum Langsa untuk memperkuat konsolidasi serta menyatukan 40 angkatan alumni. (Foto: Ist/Kolase: PORTALNUSA.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Mawardi Nur terpilih sebagai Ketua Pengurus Besar Organisasi Alumni dan Ex-Santri Madrasah Ulumul Qur’an (PB ORALEXISMUQ) Langsa dalam Musyawarah Besar (Mubes) IX yang berlangsung di Banda Aceh, 7 November 2026.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi yang menaungi alumni dan mantan santri Dayah Bustanul Ulum. Dengan jumlah sekitar 15.000 alumni yang berasal dari 40 angkatan dan tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri, ORALEXISMUQ memiliki potensi besar untuk memperkuat jejaring dan kontribusi bagi masyarakat.

Mubes IX berlangsung selama dua hari, 6–7 November 2026. Sejumlah agenda digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari Economic, Energy and Sustainability Forum 2026 bertema From Resources to Prosperity, upacara pembukaan, gala dinner, sidang musyawarah besar, hingga Maulid Akbar.

Dalam periode kepengurusan 2023–2026, PB ORALEXISMUQ di bawah kepemimpinan Aiyub Bustamam memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan hubungan ant alumni. Salah satu program sosial yang dipertahankan selama tiga tahun terakhir adalah pemberian santunan kepada anak yatim dari keluarga alumni dan ustadz.

Mawardi mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan sekadar amanah kepemimpinan, melainkan tanggung jawab untuk menyatukan potensi alumni dan memperkuat peran organisasi.

Menurut dia, Dayah Bustanul Ulum merupakan salah satu dayah modern terpadu tertua di Aceh yang berdiri sejak 1981. Lembaga pendidikan tersebut telah melahirkan sekitar 15.000 alumni dengan latar belakang profesi dan keahlian yang beragam.

“Ini merupakan kekuatan besar yang harus kita satukan. ORALEXISMUQ harus menjadi rumah bersama untuk memperkuat solidaritas, membangun kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi almamater, masyarakat, serta pembangunan Aceh,” ujar Mawardi.

Ke depan, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kelembagaan, membangun komunikasi lintas 40 angkatan, serta memperluas jaringan alumni di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Besarnya potensi sumber daya manusia tersebut dinilai dapat menjadi modal organisasi untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi maupun pengabdian masyarakat. Namun, penguatan jejaring itu tetap diharapkan berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan persaudaraan yang menjadi warisan Dayah Bustanul Ulum.

Sementara itu, Ketua Demisioner PB ORALEXISMUQ periode 2023–2026, Aiyub Bustamam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan alumni yang telah mendukung perjalanan organisasi selama masa kepemimpinannya.

Ia mengatakan, berbagai program yang terlaksana merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar ORALEXISMUQ.

“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan kontribusi seluruh keluarga besar ORALEXISMUQ selama periode 2023–2026. Berbagai program yang telah dijalankan merupakan hasil kerja bersama. Kami berharap semangat persaudaraan dan konsolidasi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan dan diperkuat di bawah kepemimpinan yang baru,” kata Aiyub.

Terpilihnya Mawardi Nur menandai babak baru perjalanan ORALEXISMUQ. Tantangan kepengurusan ke depan tidak hanya menjaga persaudaraan antargenerasi, tetapi juga menggerakkan potensi ribuan alumni agar memberikan manfaat nyata bagi almamater, masyarakat, Aceh, dan Indonesia. []