NEWS

Bumikan Al-Qur’an di Pedir, Bupati Bersama Wabup Buka MTQ ke XXXVIII

Camat Simpang Tiga, Ihsan, S.Sos. (kiri), menyerahkan Piala Bergilir Juara Umum MTQ XXXVII kepada Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah (tengah), untuk selanjutnya diserahkan kepada Ketua Panitia MTQ XXXVIII, drh. Fazli, M.Si., guna diperebutkan kembali pada MTQ 2026. (Foto: Humas Setdakab Pidie/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH, MH, bersama Wakil Bupati,Al-Zaizi Umar resmi membuka membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXVIII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 di Lapangan Bolakaki Persimura Mutiara, Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu malam, 7 November 2026.

Patut diketahui, momentum kegiatan MTQ ke XXXVIII Kabupaten Pidie itu diikuti oleh 770 peserta dari 23 kafilah atau kecamatan yang dihelat selama satu pekan yaitu, mulai 7 sampai 13 November 2026 mendatang. Pembukaan ajang keagamaan dua tahuan itu berlangsung meriah dan semarak. Selain dihadiri oleh tiga ribuan warga serta dihiasi penampilan marching band, pelepasan balon ke udara, tarian massal yang menambah semarak suasana kegiatan MTQ ke XXXVIII.

Dalam amanat pembukaan MTQ tersebut, Bupati Pidie mengatakan, agar segenap masyarakat Pidie yang tersebar di 730 gampong dalam 23 kecamatan untuk senantiasa membumikan kitab suci Al-Quran dalam keseharian agar hidup lebih berkah dan mulia disisi Allah SWT.

“Saya tegaskan dalam hal ini bahwa, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membumikan Al-Qur’an, menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci, serta membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,”ujarnya.

Kata Sarjanj, MTQ ke XXXVIII tahun 2026 ini mengusung tema “Al-Qur’an Meusyuhu di Tanah Pedir Mulia, Bersama Al-Qur’an Istiqamah dengan One Day One Ayat”. Karenya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berharap MTQ mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan terbesar kami adalah Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi menyatu dalam jiwa dan tercermin dalam perilaku, sehingga melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) yang juga selaku Koordinator Lapangan MTQ ke XXXVIII, drh. H. Fazli, MSi kepada Portalnusa.com, mengatakan bahwa, kegiatan tahun ini diikuti sebanyak 770 peserta dari 23 kafilah atau kecamatan.

“MTQ ke XXXVIII kali ini hanya memperlombakan delapan cabang yaitu, Tilawah, Qira’ah Sab’ah, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an, Tafsir, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan Tahfiz Al-Qur’an,”jelasnya.

Selain itu juga, MTQ kali ini turut melibatkan 60 dewan hakim independen guna menjaga objektivitas dan kualitas penilaian. Disebutkan juga, momentum MTQ selain bertujuan menyemarakkan dan mengagungkan Qalam Allah SWT di tengah masyarakat, sekaligus mendorong pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Pidie.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang menjaring peserta terbaik untuk dipersiapkan sebagai duta Kabupaten Pidie pada MTQ tingkat Provinsi Aceh yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya),”ungkapnya. []