Pembangunan Venue Terhenti, Pelaksanaan PORA XV di Aceh Jaya Semakin tak Pasti

Salah satu venue PORA XV di Aceh Jaya yang pembangunannya terhenti akibat efisiensi anggaran pascabencana. Fasilitas yang telah dibangun pada 2025 belum dapat dituntaskan sesuai standar pelaksanaan. (Dokumen Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | CALANG — Pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Kabupaten Aceh Jaya kian tidak pasti setelah pembangunan sejumlah venue dihentikan akibat efisiensi anggaran pascabencana dan longsor.

Kondisi fiskal membuat pemerintah daerah memprioritaskan penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur, sehingga pekerjaan arena olahraga belum dilanjutkan.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Aceh Jaya, Fahmi, mengakui penundaan tersebut berdampak langsung pada kesiapan daerah sebagai tuan rumah.

“Pemulihan harus didahulukan. Dampaknya, pekerjaan venue PORA belum dapat dilanjutkan,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Ia menyebut kebutuhan tambahan anggaran diperkirakan mencapai Rp140 miliar agar seluruh fasilitas memenuhi standar pelaksanaan. Saat ini, pemerintah kabupaten masih menunggu kepastian dukungan transfer dari Pemerintah Aceh.

Meski demikian, Fahmi menegaskan hingga kini belum ada keputusan tertulis yang menyatakan pembatalan atau penundaan pelaksanaan PORA di Aceh Jaya. Informasi yang beredar baru sebatas penyampaian lisan dalam koordinasi internal pemerintah.

“Belum ada keputusan secara administrasi atau surat resmi. Yang ada baru penyampaian lisan terkait kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

Secara teknis, kesiapan lahan dan perencanaan disebut tidak bermasalah.

Pada 2025, sekitar Rp40 miliar telah digunakan untuk membangun beberapa venue, dan sebagian telah dimanfaatkan untuk pembinaan atlet. Namun tanpa kelanjutan anggaran, fasilitas tersebut belum dapat dituntaskan sesuai standar event.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Jaya belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak KONI terkait kepastian pelaksanaan PORA di Aceh Jaya.[]

Berikan Pendapat