AICRF dan Alumni StC Aceh Indonesia Gelar Halal Bihalal Bertajuk “Tangguh Bersama”

Sesi foto bersama keluarga besar Yayasan Ketangguhan Komunitas Aceh Indonesia (AICRF) bersama Alumni Save the Children (StC) Aceh Indonesia pada acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal di Kedai Kupi Barika, Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu, 3 Mei 2026. (Dok AICRF)

PORTALNUSA.com | ACEH BESAR – Yayasan Ketangguhan Komunitas Aceh Indonesia (AICRF) bersama Alumni Save the Children (StC) Aceh Indonesia menggelar Silaturrahmi dan Halal Bihalal di Kedai Kupi Barika, Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu, 3 Mei 2026.

Ketua AICRF, Imran mengatakan, kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat kolaborasi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Aceh Indonesia yang lebih tangguh.

Imran menekankan pentingnya kolaborasi, solidaritas, dan dedikasi seluruh elemen AICRF dalam menjawab berbagai tantangan sosial, kebencanaan, serta pembangunan masyarakat di Aceh maupun Indonesia.

Menurutnya, AICRF hadir bukan sekadar organisasi melainkan sebagai gerakan bersama yang berakar pada nilai kemanusiaan, ketangguhan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu Ketua Pembina AICRF, Khatib A. Latief menambahkan tentang arah strategis pengembangan AICRF ke depan sebagai yayasan kemanusiaan yang terpercaya, profesional, dan relevan di tingkat nasional maupun global.

Menurut Khatib, AICRF lahir dari pengalaman panjang Aceh dalam menghadapi bencana besar, khususnya tsunami 2004 sehingga memiliki modal sejarah, pembelajaran, dan legitimasi moral yang kuat.

Khatib menyoroti pentingnya transformasi AICRF dari organisasi lokal berbasis pengalaman menjadi institusi kemanusiaan modern yang mengedepankan ketangguhan komunitas (community resilience), respons cepat, perlindungan martabat manusia, pemberdayaan berkelanjutan, serta penguatan jejaring strategis dengan berbagai pihak.

Selain itu, Khatib A. Latief menegaskan bahwa AICRF harus mampu membangun reputasi melalui kualitas kerja nyata di lapangan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjadi pusat pengetahuan dan advokasi kebijakan berbasis bukti demi ketangguhan masyarakat secara berkelanjutan.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus AICRF, di antaranya Dewi Phoennadiyani selaku Sekretaris dan Monarsyah sebagai Bendahara.

Hadir pula jajaran Pembina: Husaini Ismail, Jafar Hanafi, Muslem Daud, dan Laila Musfira. Juga jajaran Pengawas: Fauzan dan Ridwan.

Melalui kegiatan ini, AICRF kembali menegaskan semangat “Tangguh Bersama, Bersatu Dalam Karya” sebagai prinsip utama dalam memperkuat kolaborasi internal, membangun jejaring eksternal, serta memperluas dedikasi organisasi bagi Aceh Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa AICRF siap terus bergerak maju sebagai pilar penguatan masyarakat yang berfokus pada kemanusiaan, pendidikan, ketangguhan komunitas, dan pembangunan berkelanjutan.

Tentang AICRF

Yayasan Ketangguhan Komunitas Aceh Indonesia (Aceh Indonesia Community Resilience Foundation/AICRF) adalah yayasan nirlaba yang berbasis di Aceh dan berfokus pada penguatan ketangguhan komunitas dalam menghadapi bencana, krisis sosial, serta tantangan pembangunan berkelanjutan.[]