Teknologi China: Kapal AI Ini Bisa Angkut Sampah dan Pantau Kualitas Air Otomatis

Inovasi teknologi ramah lingkungan dari China. Kapal AI ini mampu bekerja 24 jam non-stop membersihkan sampah di sungai dan laut.( Foto : Tangkapan layar Instagram @aigrowth.id )

PORTALNUSA.com | CHINA – China kembali menghadirkan inovasi teknologi ramah lingkungan melalui kapal otonom bertenaga surya yang mampu membersihkan sampah di perairan tanpa dikendalikan manusia.

Kapal robot pintar ini dirancang bekerja selama 24 jam non-stop dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama.

Teknologi itu dikembangkan untuk membantu mengatasi pencemaran sungai dan laut akibat sampah plastik.

Dalam operasinya, kapal menggunakan sistem Sensor Fusion yang memadukan GPS dan AI Vision guna mengenali jenis sampah di permukaan air.

Teknologi tersebut memungkinkan robot membedakan sampah plastik yang harus diangkut dengan material alami yang tidak membahayakan lingkungan.

Selain mengumpulkan sampah, kapal ini juga dibekali teknologi Machine Learning untuk memantau kualitas air secara real-time, termasuk mengukur kadar pH dan oksigen.

Saat kapasitas penampungan penuh, sistem otomatis akan mengarahkan kapal kembali ke dermaga untuk melakukan proses pembuangan sampah (self-dumping) sebelum kembali beroperasi.

Pengembangan kapal otonom tersebut menjadi bagian dari langkah China dalam memperkuat penggunaan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pengelolaan perairan berkelanjutan.[]